Happy reading
Typo bertebaran ⚠️
Sedikit lagi... Tinggal sedikit!!!
Konser di tempat itu akan selesai dalam hitungan jam. Carat menikmati performance seventeen, mereka tidak begitu menyadari hal-hal yang tak biasa terjadi pada salah satu member.
"Carat semuanya... Mari kita nyanyi bersama di lagu-lagu terakhir sebagai penutup hari ini." Ucap Seungcheol dipanggung. Terdengar teriakan para penggemar yang begitu keras.
Kini mereka akan tampil, Semua mengambil posisi dan musik dimulai.
"Kenapa menjadi berat.. " gumam dino sambil menari saat sebelum bagiannya menyanyi.
"Akhh sakit." Dino berkali-kali berbicara di dalam hatinya namun ia masih profesional di panggung hingga lagu itu selesai. Sekarang seventeen tengah sedikit berbicara pada carat sebelum ke penampilan selanjutnya.
Saat sang leader dan beberapa member berbicara, Jeonghan perlahan mendekati dino. Ia menyadari sedari tadi dino banyak kali menunduk dan terlihat gelisah.
"Kau tidak nyaman?" Bisik Jeonghan kepada dino
"Aku sulit bernafas tadi." Jawabnya membuat Jeonghan cukup terkejut. Wonwoo mlihat itu dari kejauhan, lalu ia memberi kode kepada Jeonghan, ia seakan bertanya apa yang terjadi. Jeonghan menjawab dengan gestur tubuh, walaupun Wonwoo tidak sepenuhnya mengerti, namun ia tahu bahwa hal tidak baik sedang terjadi pada Dino.
Jeonghan memeluk dino, ia terkejut. Ia merasakan suhu yang terlalu panas pada tubuh dino.
"Panas ini bukan karena habis tampil." Pikir Jeonghan
"Kau masih sanggup?" Ia bertanya kepada Dino
"Iya, jangan khawatir." Jawabnya
"Carats, are you ready??" Teriak Scoups
" Oke mari nyanyikan lagu terakhir!!"
"Aju Nice !!"
Lagu energik sebagai lagu penutup, cukup membuat Jeonghan khawatir dengan kondisi dino. Walaupun dino dapat tampil dengan baik.
Semua member mengelilingi panggung, loncat-loncat, dan melambaikan tangan pada penggemar.
Dino sesekali berlari maupun melompat. Namun setelah itu ia pasti membungkukkan badan karena nafasnya berat.
Jeonghan menghampiri lalu menggandeng tangan dino, ia tak membiarkannya berlari atau melompat lagi.
Lagu selesai, satu persatu member mengucapkan perpisahan. Nafas dino terlalu terengah-engah saat berbicara.
"Terimakasih Carat, aku sangat bahagia dapat bertemu kalian di konser ini. Sampai jumpa lagi." Ucapan nya singkat.
"Hyung, dia kenapa?" Wonwoo menyenggol tangan Jeonghan
"Dia kesulitan bernapas sejak tadi." Bisik Jeonghan.
Dino membungkuk lagi, The8 yang berdiri di sebelah kirinya memegang pundak dino lalu menggenggam tangannya.
Dino membalas itu, dia mencengkram kuat tabgan The8. The8 kaget, melihat ke arah hoshi yang berada disebelah kanan dino. Hoshi menyadari maksud The8 dan merapatkan dirinya ke dino.
"Sesak sekali! Aku berharap segera berakhir."
"Aku tak bisa melihat dengan jelas, bahkan suara mereka? Arghh"
"Aku bahkan tak tahu apa aku sedang tersenyum atau apa sekarang. Rasanya buruk sekali." Ucap Dino dalam hatinya.
Para member berpegangan tangan lalu membungkuk untuk mengakhiri konser, lift mulai turun bersama member. Cengkraman tangan dino mulai terlepas. Ia berjongkok lalu diikuti dengan the8 sambil mengelus-elus punggung dino. Wajah the8 panik, ia memanggil staff. Sesampainya di backstage, dino langsung digendong oleh staff. Ia diberi perawatan, sedangkan member lain tengah berganti pakaian.
"Dia berkata bahwa kesulitan bernapas tadi." Jeonghan
"Dia memang sepertinya gelisah saat tampil " jun
"Lalu saat-saat penutupan aku menggenggam tangannya lalu dia mencengkram erat tanganku." The8
"Aishhh aku bingung, aku khawatir padanya." Mingyu
"Hmm.. Mari temui dia setelah selesai berganti pakaian." Scoups
"Dino dino.." salah satu staff menggoyangkan tubuh dino
Tenaga medis sedang memeriksa dino saat ini, mereka memberi bantuan oksigen pada dino.
"Dino dino.." lagi-lagi staff mencoba membangunkan dino. Kini ada reaksi dari dino, ia membuka matanya.
"Maaf, aku tadi kelelahan." Kalimat tersebut keluar dari mulut dino.
"Kau merasa lebih baik? Bisalah kau sedikit membersihkan dirimu lalu dokter akan kembali memeriksamu." Ucap staff
"Eh? Kembali memeriksa? Hm aku akan mengganti pakaian sekarang." Lalu dino pergi untuk mengganti pakaian nya.
"Dino dimana?" Tanya scoups karena ia tak menemukan dino di ruang istirahat.
"Dia sedang mengganti pakaiannya, kalian tak bertemu disana?" Jawab staff
"Tidak, kami sudah keluar dari ruang ganti sejak tadi karena ingin segera menemui nya." Jawab Scoups lagi.
"Wah kebetulan kalian semua disini." Ucap manager yang memasuki ruangan.
"Selamat malam hyung." Seventeen
"Malam, kalian nanti juga akan diperiksa kesehatan ya. Kita akan terbang ke Seoul besok. Jadi untuk memastikan semuanya baik-baik saja." Manager
"Oh begitu. Baiklah hyung, dimana sebaiknya berkumpul?" Tanya Scoups
"Kalian ber 12 disini saja." Manager
"Lalu dino?" Wonwoo
"Dino mungkin langsung dikamarnya." Manager
"Setelah kami di periksa baru kami dapat menemui dino?" Mingyu
"Periksa kami terlebih dahulu bisa?" Jeonghan
"Jika kalian mau, bisa saja." Manager
"Sekarang saja" Seventeen
Satu persatu member diperiksa, semuanya tampak baik-baik saja. Mereka hanya diberikan vitamin.
Sedangkan dino sedang sakit, jadi dia akan diinfus lagi malam tersebut.
"Permisi, boleh kami masuk?" Member mengetuk pintu kamar dino
"Silahkan" jawab seseorang dari dalam
"Dino-yaa..." DK memeluk dino
"Kau baik-baik saja?" Sambung DK
"Aku baik-baik saja." Dino tersenyum
"Tidak, kau sangat mengkhawatirkan tadi." Ucap The8
"Maaf hyung hehe." Dino
"Kau begitu mencengkram tanganku, apa yang sedang kau tahan? Yang mana sakit?" The8
"Dadaku sedikit sesak tadi." Dino
"Aku akan memasang infusmu sekarang." Dokter
"E-eh.. kenapa disini dok?" Dino agak bingung karena dokter ingin menusukkan jarum dibawah lengannya, bukan di punggung tangan seperti biasanya.
"Karena hanya disini yang memungkinkan." Jawab dokter tersenyum.
"Jangan menakuti adik kami." Ucap seungkwan membuat dokter terkekeh
"Biar hyung peluk agar kau tak melihatnya." Mingyu memeluk dino
Infus sudah terpasang dan dokter sudah meninggalkan ruangan.
"Hyung.." ucap dino membuat semua mata tertuju padanya.
"Ada apa? Butuh sesuatu?" Tanya Jeonghan
"Ada yang ingin aku katakan." Jawabnya
"Katakanlah." Scoups
"Aku.. aku benar-benar minta maaf untuk konser saat ini. Aku banyak absen sejak latihan. Aku merepotkan semua orang." Dino menunduk
"Hei, kenapa bicara seperti ini? Kau tampil dengan sangat profesional. Jangan khawatirkan itu." Scoups
"Kau bahkan tampil saat sedang sakit, dan penampilanmu sangat baik." Woozi
"Tapi aku kecewa pada diriku. Aku-"
"Sudah kubilang juga kemarin kan? Bahwa tidak ada masalah pada penampilanmu." Hoshi memotong ucapan Dino
Dino mulai menangis, member memeluk dan menenangkannya.
"Tidak sesuai harapanku"
"Kami paham perasaanmu. Sangat paham..."
"Aku minta maaf"
"Tidak perlu minta maaf , kau tidak salah. Kau melaluinya. Kau telah menyelesaikannya. Kami telah menyelesaikan konser ini! Terimakasih Seventeen! Terimakasih dino!" Ucap semangat sang leader
"Terimakasih kerja samanya!" Seventeen
Dino tersenyum walaupun matanya masih basah dengan air mata.
"Aigoo berhentilah menangis." Ucap seungkwan yang terlihat menahan air matanya.
"Benar, mari kita makan sesuatu yang enak !!!" Ucap DK
"Ayooo!!!"
To be continued
Please wait
Thanks<3
KAMU SEDANG MEMBACA
Terimakasih, Dino.
AléatoireSemua tahu bahwa itu sangat menyiksa. Kau sakit, kau stress. Terimakasih sudah berjuang, uri maknae!
