Kali ini terjadi sebuah episode lagi. Harris Steed kembali terlempar ke suatu masa.Dulu ia sempat kembali ke masa kecilnya, dalam episode-episode yang tidak semuanya baik.
Namun kini, ia masuk dalam episode yang berbeda.
Ia justru merasakan pengalaman yang tak pernah ia alami. Ia menjadi seorang prajurit di masa Perang Dunia II.
Waktu itu tahun 1940. Pesawat-pesawat tempur saling menembak di udara. Suara senapan, suara ledakan granat, seketika memenuhi pancaindera Harris.
"Pasukan Sekutu, segera evakuasi! Segera evakuasi!"
"Kita kalah. Pertempuran Prancis ini, kita kalah."
Dia menengok sekelilingnya, prajurit-prajurit satu pasukannya berlari ke satu arah menuju titik evakuasi. Ada beberapa yang tertembak, tapi mereka harus tetap berlari ke sana.
Peluru-peluru itu, dari senapan, dari tembakan pesawat tempur, serta ledakan-ledakan itu. Semua bisa merenggut nyawanya setiap saat. Dia bisa saja tewas detik itu juga, atau sekian detik ke depan. Namun, dia harus tetap berlari, tetap berlari demi nyawanya.
Akhirnya, pantai tampak di depan mata. Beberapa kapal sudah menunggu untuk menampung para prajurit yang dievakuasi.
Tapi pesawat-pesawat tempur Luftwaffe tak tinggal diam untuk membombardir mereka. Ada kapal yang tak selamat dari gempurannya, meledak dan tenggelam berikut banyak nyawa di dalamnya.
Harris dan pasukannya tiba di kapal. Dalam beberapa menit yang seperti sekian tahun lamanya, akhirnya mereka berhasil keluar dari zona bahaya. Ada prajurit yang menarik napas lega, tapi lebih banyak lagi yang bersedih.
"Kita telah gagal mengamankan Prancis."
"Kita lari, kita pengecut."
Ketika akhirnya mereka tiba kembali ke Inggris bersama 300.000 orang lainnya, masyarakat
justru menyambut mereka dengan gegap gempita.
"Kalian kembali bukan karena kalian pengecut. Kalian adalah pahlawan, karena kalian kembali, untuk tetap berjuang di hari berikutnya."
Jauh di luar sana, Winston Churchill mengumandangkan pidato demi membakar semangat juang tentara Britania Raya untuk terus bertempur, hingga penghabisan perang dunia ini.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Silent West Motel
Misterio / SuspensoHarris Steed seolah mendapatkan momen kebebasannya. Ia merebut sabatikal/cuti panjang yang sudah ia idam-idamkan (dengan cara yang masih dipertanyakan). Ia melaju sejauh mungkin dari dunia lamanya, hingga suatu ketika ia berhenti di Route 285 Colora...
