Like sebelum membaca!
بِسْمِ اللَّهِ الرحمن الرَّحِيمِ
❣Happy Reading❣
Tak terasa pagi pun tiba, Langit terbangun dari tidurnya ia begitu kaget tatkala melihat tubuh dirinya berselimut tebal.
"Siapa yang ngasih gue ini?, ah bodo lah!"ucap nya.
Ia pun bangit dan menggulung selimut itu, tapi saat ia hendal mengambil handphone nya tiba tiba suara notifikasi terdengar, ia pun membuka handphone nya dan terpampang jelas bahwa mamah nya yang mengirimkan pesan kepada dirinya.
My Life(Mamah)
Zean udah bangun?
siap siap yaa bawa mantu mamah!
Hm
Kamu ini orang tua ngomong
panjang lebar
cuma bls hm?🙄
Iya mah?harus bawa kemna itu cewek
Hey dia itu istri kmu!
bawa dia kesini klian hrus pindh rmh!
ke apart yg papah kasih!
Secepet ini?
pliss deh mah jngn cndaaa
Apaan canda ngk mmh gk cnda zean!
klian siap siap ke sini dlu ya
mmh tunggu
Y
Arghhhh!!!
"Masa iya gue harus serumah berdua sama tuh cewek!"oceh Langit ia pun pergi menuju kamar Senja dan saat ia mulai memasuki kamar itu, kamar itu sudah begitu rapih padahal jam masih menunjukan pukul 07:00, kamar dia di jam seperti itu masih berupa kapal pecah sedangkan kamar yang bernuansa biru itu sangatlah rapih, ia pun bersikap seolah acuh dan tidak peduli, dan ia pun memilih untuk menyimpan selimut nya dan membaringkan tubuh nya di kasur milik istrinya itu.
"Anjir! badan gue remuk kalo gini!"
Klek!
Pintu pun terbuka itulah Senja ia membawa secangkir teh, dan beberapa cemilan ia pun kaget kala melihat keberadaan suaminya itu, ia pun memberanikan diri untuk menyimpan nampan itu disamping nakas tempat tidurnya, Langit yang merasa ada seseorang ia pun langsung bangkit dari tidurnya.Senja pun gugup tapi ia berusaha untuk bisa menahan kegugupannya itu.
"Emm- k-kak anu, itu emm teh nya, aku permisi mau bantu bunda di dapur!"sahut Senja dengan gugup kepada Langit.
Langit pun menatap sekilas wajah istrinya itu, ia memperhatikan tampilan istrinya Senja sangat cantik dengan pakaian sederhana ini, jujur ia suka tapi ia tidak boleh tergoda.
"Mamah minta kita siap siap kesana buat pindah ke apart yang papah kasih!"ucap Langit kepada Senja.
"Emm- iya k-kak , aku siap siap sekarang kakak mau mandi? aku siapain ya kak"ujar Senja.
Langit pun bangkit."Gak usah! minggir lo keluar! jangan mimpi gue bersikap manis sama lo!"
Senja pun memejamkan matanya ia meremas rok nya, ia harus bisa mengontrol emosinya agar kejadian dahulu tidak terulang saat ia dan Langit bertemu karena berpapasan, dan berujung dengan serangan mulut.
"Oke kak, aku keluar kakak mandi, jangan lupa sarapannya dimakan permisi!"pamit Senja dan kemudian ia pun keluar dari kamarnya.
Setelah mendapati Senja istrinya telah keluar Langit pun bergegas untuk mandi dan bersiap siap untung nya sang papah membawa pakaian ganti nya alhasil ia tidak kebingungan.
KAMU SEDANG MEMBACA
SENDALA(Hiatus)
Teen FictionBismillah... (FOLLOW SEBELUM MEMBACA) Jadikan membaca sebagai ajang pembelajaran yaa guys bukan sekedar hiburan,ambilah pembelajaran di setiap cerita yang kita baca, jangan karena membaca cerita yang kalian baca,kalian sampai lupa baca al quran jang...
