•23•

174 16 0
                                        

Like sebelum membaca!

بِسْمِ اللَّهِ الرحمن الرَّحِيمِ

❣Happy Reading❣

Setelah acara makan malam selesai, Senja kini berada dikamar nya.Ia sedari tadi dirundung kegelisahan karena ia takut apa yang akan terjadi malam ini kepada dirinya.
Apakah Langit akan bersikap seperti tadi siang, ataukah justru ia bersikap baik entahlah Senja tidak tahu yang jelas saat ini ia sedang dalam fase kegelisahan yang menggebu.

"Aduh gimana ini? Apa aku tidur duluan ya? Tapi kalo aku tidur duluan kak Langit gimana?"monolog Senja sambil mengigit jari telunjuk nya karena gelisah dan takut.

Saat Senja tengah bermonolog karena ia takut tiba tiba seseorang membuka pintu Senja pun kaget siapa yang membuka pintu itu, dan ternyata itulah suaminya Langit.Langit perlahan menghampiri Senja yang tengah duduk ditepi ranjang nya, Senja yang tahu Langit akan menghampirinya buru buru ia memejamkan matanya.Langit pun jalan semakin dekat kearah Senja dan Senja pun tambah mengeratkan matanya untuk semakin tertutup.Deruan napas dari Langit begitu terasa oleh Senja, Senja yakin suaminya itu ada didepan wajahnya, tapi setelah deruan napas itu berhenti, mata Senja perlahan terbuka untuk melihat apakah suaminya masih ada didepan wajahnya ataulah tidak.

Senja pun membuka kan matanya ia pun bernapas lega karena suaminya itu tidak lagi berada didepan wajahnya, tapi penglihatan Senja teralihkan dengan bantal yang dibawa suaminya.Ia pun bangkit."Emm k-kak ma-u kemana?"tanya Senja memberanikan diri walau dengan kegugupan.

Langit pun menoleh kearah istrinya itu."Tidur gue mau tidur! lo jangan ganggu gue!"

"Jangan disini kak, ditempat tidur nanti kakak badan nya sakit sakit."ucap Senja menunjukan tempat tidurnya agar Langit tidur ditempat tidur miliknya.

Langit pun bangkit dari tidurnya."Ck! gak sudi gue tidur satu ranjang sama lo! minggir jangan ganggu gue!

"Tapi kak"

"Berisik!"tekan Langit.

Senja pun pasrah dan ingin kembali ketempat tidurnya, namun tanpa disangka saat Senja ingin berbalik badan ia tak sengaja menginjak karpetnya yang tertilep dan alhasil tubuh Senja pun oleng dan ia terjatuh tepat diatas tubuh suaminya Langit.

Bruk!!!

"Awwsh!" ringis Senja saat tubuhnya pas jatuh tepat didada bidang milik suaminya.

"Mampus lo Senja!"batinnya.

Langit pun kaget ada yang menubruk badan dirinya, saat ia membuka matanya ia kaget istrinya Senja berada tepat diatasnya.Ia pun memperhatikan incian dari wajah istrinya dari bawah.Mata mereka saling bertemu.Senja pun tidak mengedip sedikit pun, ia memperhatikan bentukkan wajah tampan dari suaminya dari atas sana.Wajah yang putih, alis yang tebal, mata yang begitu sempurna, hidung yang mancung, serta bibir yang menggoda maksudnya begitu manis, tak aneh jika banyak teman teman seangkatannya menyukai laki laki ini.

Hidung mereka bertabrakan hal itu pun membuat Langit tidak mengedip dalam hitungan detik sekalipun.

"Cantik nih cewek!"batin Langit.

"Eh inget! dia yang buat idup gue gini"lanjutnya dalam batinnya.

Lamunan mereka pun terbuyarkan dan Langit pun langsung mendorong tubuh Senja alhasil Senja terdorong kebelakang.

"Gue bilang jangan pernah lo deketin gue!minggir gue ngantuk!"ucap Langit dengan nada yang sedikit tinggi.

"Apaan sih kak! lagian aku tadi kesandung bukan niat deketin kakak!"ucap Senja tak mau kalah.

SENDALA(Hiatus)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang