Like sebelum membaca!
بِسْمِ اللَّهِ الرحمن الرَّحِيمِ
❣Happy Reading❣
Setelah kepulangan orang tuanya dan mertuanya Senja kini tengah bersantai di kamarnya sembari membaca novel.Mengingat jam sudah menunjukkan pukul 16:00 yang artinya semua murid di sekolahnya telah bubar, dan menyelesaikan jam pembelajaran, Senja memilih untuk menelpon Kiran sahabatnya.
Assalamualaikum Ja?
Waalaikumsalam kamu udh
Plng ran?
Udah ja, oh iya
Kmu baik baik aja kan?
Alhamdulillah ran
Syukur deh
Oh iya tnya dkit boleh?
Tnyain aja kli ran
aku jwab kok
Gni, pak arya kok bisa tau
kmu sih ja?dri mna?
"Ayo Senja kamu jawab apa!"batin Senja.
Senja pun menghela napasnya."Aku itu a anu pak Arya temen ayah, jadi nya dia kenal aku."
Masa sih?
"Makan gue mana!"
Suara teriakan tiba tiba menghentikan pembicaraan Senja dan Kiran di telpon.
Loh Ja itu suara siapa?
Anu Ran, aku tutup ya assalamualaikum!
Tuttttt-
"Maafin aku Ran, aku belum siap ceritain ini semua."ucap Senja sambil menyimpan ponselnya di nakas samping tempat tidurnya.
"Lo malah enak enakan disini, gue bilang gue laper! Lo jangan pikir setelah gue tadi ngomong baik sama semua orang lo jadi ngelunjak!"sentak Langit baru saja datang dan kini tepat berada di depan pintu kamar Senja.
Senja lantas bangkit."Gak kok kak, i-ini aku mau masak maaf ya kak tadi aku telpon Kiran dulu!"
Langit pun acuh."Ck! Pemalas!"setelah mengatakan itu ia memilih untuk pergi begitu saja, dan Senja pun kini beralih pergi ke dapur untuk memasak.
*****
Disini lah Senja, ia sedang menyiapkan makanan untuk suaminya, sore ini ia hanya memasak dengan bahan seadanya mengingat dirinya dan Langit belum berbelanja untuk kebutuhan hidup mereka, karena kebutuhannya baik makanan, alat rumah tangga lainnya mertuanya lah yang mengurusi itu semua walaupun sebenarnya Senja tidak enak, tapi sayang mertuanya itu tidak mengizinkan Senja berbelanja, Senja hanya diizinkan untuk berdiam diri layaknya putri hal itu pun sedikit membuat Senja merasa tidak enak tapi ia harus bagaimana, ia tidak bisa melakukan apa apa.
Setelah beberapa menit berkutat di dapur pekerjaan Senja kini telah selesai dan ia pun bersiap menata makanannya satu per satu ke meja makan.Menu yang dimasak Senja hanyalah tumis kangkung, dan telur balado saja karena hanya bahan inilah yang tersisa.
Langit pun datang, ia kini hanya menggunakan kaos simpel lengan pendek, dan celana hitam biasa.Ia pun langsung duduk, Senja yang melihat suaminya itu lantas mulai menyiapkan makanan untuk suaminya itu.
"Maaf ya kak, aku cuma masak ini soalnya bahan makanan udah pada abis semua."cicit Senja seraya memberikan piring yang telah disiapkannya kepada Langit.
KAMU SEDANG MEMBACA
SENDALA(Hiatus)
JugendliteraturBismillah... (FOLLOW SEBELUM MEMBACA) Jadikan membaca sebagai ajang pembelajaran yaa guys bukan sekedar hiburan,ambilah pembelajaran di setiap cerita yang kita baca, jangan karena membaca cerita yang kalian baca,kalian sampai lupa baca al quran jang...
