•25•

204 37 123
                                        

"Aku selalu percaya hatimu akan berubah satu waktu entah kapan pun itu karena aku tidak mungkin gelisah jika nyatanya aku kamu kita semua diciptakan oleh sang maha membolak balik hati"
-Keysandra Senja Januarta-

-

-

-

Like Sebelum membaca!

بِسْمِ اللَّهِ الرحمن الرَّحِيمِ

Happy Reading❣

Tak terasa setelah 1 jam dalam perjalanan, mobil yang ditumpangi Senja dan Langit kini tiba dirumah yang minimalis dan elegan, dan nuansa cat serba putih.Mereka berdua pun turun dari mobil dan mulai mengeluarkan barang barang mereka.Senja awalnya sempat ingin tahu rumah siapa ini tapi suaminya tadi hanya bilang agar dia cuma cukup diam, dan turuti apa perintahnya, Senja pun mengangguk ia takut Langit akan bersikap lebih, melebihi apa yang diperbuatnya semalam dirumah nya.

"Bawa koper lo!"titah Langit dengan ketus.

Senja pun meraih kopernya, dan kemudian membawa nya, taksi yang mengantarkannya itu pun pergi setelah Langit membayar tip nya.

Toktoktok!!!!

Klekk

"Ya allah mantu mamah, kok gak bilang udah sampe sih!, mamah kan belum beres masaknya!"ucap mamah Sinta begitu antusias dan langsung memeluk Senja, dan mengabaikan Langit begitu saja.

"Mah Langit yang anak mamah, atau dia!"ketus Langit.

Sinta pun baru sadar, ia malah memeluk menantu nya dan mengabaikan anaknya.

"Oh iya, maaf sayang ayo masuk!"titah mamah Sinta kepada Langit dan Senja.

"Zean, bawain koper istri kamu!, kasian mantu mamah keberatan ya kan sayang?!"titah mamah Sinta, setrlah itu ia langsung merangkul Senja untuk masuk kedalam rumahnya.

Langit pun berdecak."Ck! gue anak nya eh dia yang enak!, awas lo cewek sialan!"

"Kalian pasti laper kan?, tunggu disini ya mamah udah nyiapin makanan buat kalian, ini mamah sendiri yang masak!"

"Eh gak usah mah, kita udah makan tadi dirumah bunda."tolak Senja tidak enak.

Mamah Sinta pun langsung memasang raut wajah sedih."Padahal mamah belain masak buat kalian loh!"

Karena merasa tak enak Senja pun melihat sekilas ke arah suaminya.

"Emm, ya udah deh, kita mau makan masakan mamah."final Senja.

Mamah Sinta yang awalnya murung kini sumringah kembali."Ayo kita makan sekarang!"

Suasana kini tengah begitu hangat dimeja makan tepat Langit, Senja dan mamah Sinta sedang menyantap makanannya.

"Kalian mau pindah sekarang ke apart?"tanya mamah Sinta disela sela makannya.

"Iy-

"Iya mah, kita pindah sekarang!"ucap Langit tiba tiba memotong perkataan Senja.

"Ya sudah, mamah gak bisa larang kalian, tapi mamah gak bisa kesana sekarang, butik mamah lagi rame, papah ada urusan keluar kota, jadi dia titip pesan nanti pulang langsung ke apart kalian."papar mamah Sinta.

Senja pun mengangguk dan tersenyum."Iya mah, gak papa!"

Sementara Langit melihat interaksi Senja dan mamah nya membuatnya malas."Caper!"

SENDALA(Hiatus)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang