Like sebelum membaca!
بِسْمِ اللَّهِ الرحمن الرَّحِيمِ
❣Happy Reading❣
Saat ini semua murid Tribakti School sedang beristirahat, ada yang bekumpul di kantin untuk mengisi perut, ada yang di lapangan, di perpustakaan, bahkan ada yang berada di taman belakang atau koridor sekolah hanya untuk berduaan dengan pasangannya.
Di sinilah Senja dan Kiran, mereka tengah duduk bersantai di kantin sambil makan dan membaca novel, ya Senja lah yang membaca novel, sementara Kiran fokus dengan makanannya.Saat mereka tengah asik dengan kegiatannya masing masing kehebohan pun terjadi ya siapa lagi kalo bukan Langit dkk yang datang ke kantin dengan gaya yang bisa dibilang sangat kece.
"Woy kak Langit kesini, gue harus dandan cantik!"bisik salah satu siswi yang duduk tak jauh dari tempat Senja dan Kiran.
Langit pun melihat sekilas kearah Senja, tapi Senja memilih untuk tidak melihatnya, ia malah memilih untuk tetap fokus membaca novelnya.
"Ja, tumben gak ribut sama siwalang sengit dan kurcacinya!"celetuk tiba tiba Kiran sambil makan makanannya.
"Males udah deh Ran, makan ya makan aja!"jawab Senja.Kiran pun melongo mendengar penuturan sahabatnya itu.Ia pun melanjutkan aktivitas makannya.
"Setelah pulang sekolah, kita ke basecamp buat bahas rencana tar malem!"ucap Langit kepada teman temannya.
"Malem ini? Yakin lo? Gue takut lo ingkar janji lagi!"ucap Bagas menimpali ucapan Langit.
"Pegang janji gue!"ucap Langit.
"Udah lah bahas itu nanti, sekarang kita makan dulu!, perut gue laper ini!"sela Navin.
"Bu mie, sama teh satu ya!"teriak Navin kepada ibu kantin.
"Balik sekolah kita ke basecamp! jangan ada yang kemana mana!"ucap Rayn.
Sementara Langit sedari tadi tidak fokus kepada pembicaraan teman temannya, ia sedari tadi malah lebih fokus ke tempat duduk Senja dan Kiran, ia begitu intens melihat Senja yang kini telah menjadi istrinya itu.Langit tidak berkedip sedikit pun.Tanpa disadari Navin sedari tadi melihat kearah Langit, dan melihat jika mata bos nya itu tertuju pada tempat di mana kedua gadis sedang duduk bersama dan kedua gadis itu tak lain adalah gadis yang sering ribut dengan Langit.
"Sutt, si bos dari tadi gue perhatiin natap terus ke cewek itu deh, coba lo liat!"bisik Navin kepada Rayn.
Rayn pun melihat kearah bos nya itu dan ternyata benar Langit tengah menatap tepat kearah gadis yang selalu ribut dengan dirinya.
"Lo liatin gadis bodoh itu!"sahut tiba tiba Rayn kepada Langit.
"Hm!"balas Langit.
"Lo gak inget dia itu siapa!"tanya Navin.
"Dia is-
"Is apa bos?!"tanya Navin dengan raut wajah penasaran.
"Istri?"tanya Navin memastikan.
"Musuh gue!"lanjutnya.
Bagas pun tertawa"Cewek itu jadi istrinya? Gak mungkin!"
"Bacot lo!"sarkas Langit.
Setelah mengatakan itu Langit pergi begitu saja meninggalkan ketiga temannya yang masih mencerna jawaban dari dirinya.
"Anjir!, makanan gue ini belum ada masa cabut sih!"gerutu Navin.
Rayn pun menjewer telinga Navin."Makan mulu lo! cabut!"
"Kak Langit mana?"tanya tiba tiba siswi yang baru saja datang siapa lagi kalo bukan Maureen dan temannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
SENDALA(Hiatus)
Teen FictionBismillah... (FOLLOW SEBELUM MEMBACA) Jadikan membaca sebagai ajang pembelajaran yaa guys bukan sekedar hiburan,ambilah pembelajaran di setiap cerita yang kita baca, jangan karena membaca cerita yang kalian baca,kalian sampai lupa baca al quran jang...
