•26•

136 16 0
                                        

Like sebelum membaca!

بِسْمِ اللَّهِ الرحمن الرَّحِيمِ

❣Happy Reading❣

Tak terasa pagi pun tiba, hari ini adalah hari dimana sepasang suami ini akan kembali bersekolah setelah mereka mengambil cuti selama beberapa hari.

Senja kini telah bersiap dengan seragam sekolahnya, setelah ia siap Senja pun kini pergi kedapur untuk menyiapkan sarapan untuk dirinya, dan tak lupa untuk suaminya.Oh tidak Senja baru ingat bahan makanan masih kosong alhasil ia kebingungan masak sarapan apa hari ini.Ia pun memiliki ide ia mun segera merogoh ponsel nya dan mencari aplikasi makanan online, ia pun memilih nasi goreng untuk sarapan pagi ini.

Senja menunggu Langit, laki laki itu tak kunjung ada, Senja pikir laki laki itu masih tidur, ia ingin mengcek nya tapi ia ingat bahwa Langit memberikan peringatan kepada dirinya bahwa Senja tidak boleh lancang memasuki kamarnya.Ia melihat jam menunjukkan pukul 06:15 yang dimana waktu sudah menunjukkan saatnya ia bersiap dan berangkat ke sekolah, mengingat jarak sekolah dan apartemennya sangatlah lumayan memakan jarak yang cukup lama.

Senja pun memberanikan diri untuk pergi ke kamar suaminya.

"Bismillah,"ucap nya sambil membuang napasnya.

Toktoktok!!!

"Kak!, bangun kita sekolah!"teriak Senja sambil mengedor pintu, namun tak ada sautan apapun dari si pemilik kamar.Ia pun kembali mengetuk pintu.

Toktoktok!!!!

"Kak Langit?! bangun kak!"teriaknya lagi namun masih sama tidak ada sautan apapun dari dalam.

Karena ia merasa ada hal aneh, ia pun membuka pintu itu, untung nya pintu itu tidak dikunci, Senja pun membuka pintu itu dengan perasaan yang begitu was was.Saat ia meraih knop pintu, nyatanya ia disuguhkan dengan kamar yang begitu elegan, ia pun melihat kearah king size dan ternyata benar suaminya itu masih terlelap.

Senja pun menghampiri Langit untuk membangunkannya."K-kak b-bangun k-kita sekolah kak!"

Merasa tak ada pergerakan apapun Senja melakukannya lagi ia mengoyangkan tubuh Langit.

"Kak Langit bangun kak!"

Karena kesal Senja pun memutuskan untuk pergi dan membiarkan Langit yang masih nyaman dengan tidurnya.Namun saat ia hendak berbalik kaki nya tersandung dan menyebabkan tubuh nya ambruk tepat diatas Langit yang tengah tertidur.

Bruk!!!

Karena kaget ada yang menubruk tubuhnya Langit pun terbangun dan tepat saat ia membukakan mata, Senja berada tepat diatasnya alhasil mata mereka saling bertemu, mata hitam legam, dengan mata netra coklat itu saling menatap, Senja pun diam ia tak bisa apapun, sementara Langit melihat Senja dari bawah sana, ia seolah terhipnotis dengan kecantikan dari sang istri, bibir yang ranum, hidung mancung, bulu mata lentik ahh semuanya nyaris sempurna.Hidung mereka bertubrukan sehingga nyaris tak ada celah, namun suara bel mengalihkan dan membuyarkan semuanya.Saat tersadar dengan posisinya Langit buru buru mendorong Senja dan menyebabkan Senja terjatuh ke lantai dengan keras.

"Awshhh, kak sakit!"ringis Senja sambil memegang kakinya.

"Gue bilang lo jangan lancang masuk ke kamar gue se enaknya! lo gak ngerti bahasa manusia hah!"bentak Langit.

Senja pun bangkit."Aku gedor dari tadi kok, cuma gak ada yang jawab, jadi aku masuk!"

"Minggir lo!"hentak Langit.

"Aku tunggu diruang makan ya kak!"ucap Senja dan kemudian ia pergi keluar dari kamar Langit.

Setelah menerima pesanan makanan yang dipesannya Senja buru buru menyiapkannya.Ia masih mengingat kala Langit membentaknya tadi, hati nya sebenarnya terisak tapi ia harus menerima semua ini, karena Langit kini adalah suaminya.

SENDALA(Hiatus)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang