jungkir balik jatuh cinta

72 24 16
                                        

PAGI!!! SALAM MANIS DARI PENULIS YANG SEDANG BERBAHAGIA KARENA KLUB KESAYANGAN MASUK FINAL DAN TIMNAS KITA MASUK 8 BESAR.

Kalian semangat juga membacanya !!!

--------------





Keesokan paginya aku terbangun karena suara kegaduhan yang amat terdengar jelas ditelinga. Suaranya seperti Ayah dan Dendy sedang bertengkar hebat.  Aku bergegas beranjak untuk memisahkan mereka mumpung Tantri masih tertidur pulas.

“Ayah, udah dong.  Masih pagi ah.  Dendy, kamu juga jangan pancing keributan lagi dong.  Gak malu didenger tetangga.” Aku menengahi mereka berdua. Ayah terus mengoceh sedangkan Dendy mulai terdiam.

“Ini nih Kia akibat pacaran.  Jadi kurang ajar sama orangtua.  Ayah pikir kamu pacaran sama dia bisa ngebantu sekolah kamu lebih baik Dendy.  Tapi apa?  Mama kamu tiga kali dipanggil sekolah karena nilai kamu anjlok dan ketahuan pacaran terus saat jam pelajaran. Maka dari itu Ayah tegaskan mulai sekarang anak-anak Ayah gak boleh pacaran lagi sebelum lulus sekolah. Kalian juga harus cam ‘kan itu
,” desis Ayah khodamnya sungguh keluar. Aku saja sampai tahan gemetar di tangan.

Ayah semakin berapi-api ketika melihat sikap Dendy yang malah pergi saat Ayah terus menasehatinya.  Bahkan ia sempat menjatuhkan kursi di ruang makan lumayan keras.  Namun langkahnya terhenti begitu melihat Tantri menuruni anak tangga dengan wajah masih kusut sambil membawa tas besar.  Dendy menegur halus pacar kesayangannya itu tapi berbeda dengan Ayah yang memalingkan wajahnya, tak sudi menatap Tantri yang sedari kemarin melas.

“Tantri, mau kemana ?” kata Dendy pelan.

Tantri turun menghampiri Dendy kemudian menuntunnya kembali ke hadapan Ayah untuk berbicara. "Dendy, kita selesain yah,” ucap lembut Tantri.

“Tapi....”

“Aku yakin semuanya akan baik-baik aja. ”
Selangkah tubuhnya Tantri mendekati Ayah tapi Ayah malah memundurkan tubuhnya selangkah kaki juga. Tantri tahu kalo Ayah sangat tidak menyukainya tapi ia berusaha beranikan diri untuk menyelesaikan masalah yang amat berat bagi hubungan mereka dan berusaha memperbaiki hubungan Ayah dan Dendy kembali harmonis.

“Om.  Aku minta maaf sudah membuat kekacauan di rumah ini.  Jujur sampai sekarang aku masih sangat menyukai Dendy.  Tapi rasa cinta yang terlalu dalam melalaikan aku dan Dendy akan hal penting lainnya termasuk belajar dan sekolah.  Jadi aku mau bilang kalo aku putus sama Dendy dan tidak berhubungan lagi sama Dendy.  Itu semua demi kebaikan keluarga kita masing-masing.  Sekali lagi aku minta maaf dan aku izin pamit, permisi,” ujar Tantri memutuskan hubungannya dengan Dendy.

Aku kaget sih dengarnya.  Ekspektasiku dia bakal mati-matian belain hubungan mereka.  Dendy pun lebih kaget harus menerima keputusan sepihak itu bahkan dia menuntut Tantri untuk menarik ucapannya dan tidak pergi.  Namun ia kekeh mengalah.  Oh iya, aku baru inget kalo pagi ini dia mau pulang ke rumah dan orangtuanya baru mengizinkan ia pulang kalo hubungan mereka sudah berakhir.

Melodikia Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang