End

1.7K 115 22
                                        

Dirumah sakit.....

"Rupanya kau disitu cucuku"

"Nenek, apakah nenek tidak apa apa?"

"Nenek sudah tua, umur nenek sudah tidak lama lagi......."

"Nenek jangan berkata seperti itu"

"Kau adalah cucu kesayangan nenek. walaupun kamu bukan cucu kandung nenek, nenek akan mewariskan perusahaan baek padamu sayang"

"Apakah benar nek?"

"Iya, nama ahli waris perusahaan milik mu sayang, Baek Harin"

"Terimakasih nenek"

"Kamu jaga perusahaan Baek dengan baik ya, jangan seperti ayahmu!"

"Baik nek"

Aku akan segera kembali ke Korea dan membalas akan semua perbuatan mu padaku selama ini ayah!, batin Harin

Sebulan pun berlalu, Nenek Baek pun meninggal di Amerika, keluarga Baek pun berkabung. Setelah nenek Baek meninggal semua warisan perusahaan baek jatuh kepada cucunya yaitu Baek Harin. Ayah Harin tidak terima kalau Harin lah yang mendapat seluruh hak warisan dia mengajukan banding ke pengadilan tapi sayangnya dia kalah dan Harin lah yang menang. Harin membuat ayah dan ibunya dipindahkan ke London untuk mengurus perusahaan Baek yang berada di London.

Untuk Suji sendiri perlahan dia sudah mulai membaik, banyak orang yang memberikan support kepada nya di rumah maupun di sekolah walaupun saat malam hari dia sering menangis.

Hari ini Harin kembali ke Korea, dia merasakan seperti ada kekosongan di hatinya tapi dia tidak ingat siapa seseorang yang membuat hatinya menjadi kosong.

"Sepertinya besok aku harus kembali ke sekolah" ucap Harin

Besoknya......

Suasana kelas 2-5 yang dulu tenang sekarang menjadi ricuh karena game pyramid game telah dihilangkan, pyramid game dihilangkan saat Harin dikabarkan telah meninggal, dan yang menyarankan untuk dihilangkan pyramid game adalah Doah.

Harin dia pergi ke ruang kepala sekolah terlebih dahulu untuk mengetahui bagaimana keadaan sekolah selama dia tidak disitu.

Ceklek.....

"Ha-Harin?!?" kaget kepsek

"Kenapa?"

"K-Kau m-masih h-hidup??!" ucap kepsek terbata-bata karena masih tidak percaya

"Hmm masih, dan katakan padaku seluruh masalah di sekolah selama aku tidak masuk!" ucap Harin datar

"Ehm jadi....."

Kepala sekolah pun menceritakan semuanya

"Kalau sudah aman aku pergi dulu" ucap harin meninggalkan ruang kepala sekolah dan berjalan menuju kelasnya

Harin memasuki kelas 2-5 dengan tenang lalu duduk di bangku milkknya, yang membuat kelas 2-5 tadinya berisik menjadi sangat sangat hening

"Apa ada yang salah?" tanya harin

"K-Kau masih hidup?" tanya Jaehyung

"Apa aku terlihat seperti sudah mati?" tanya Harin

"T-tidak" jawab Jaehyung gugup

"Yasudah" Harin pun kembali pada aktivitas nya yaitu membaca buku miliknya

Yerim, Doah, Dayeon menghampiri Harin

"Yak Baek harin!" teriak Yerim

"apa?" tanya harin masih fokus membaca bukunya

"Kau.....bagaimana bisa....."

Benang Merah (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang