06. Aku, Kamu, bukan Kita

34 9 0
                                        

Happy Reading..

Jika kau memilih pergi dari jangkauanku..

Apakah setidaknya kau tinggalkan hatimu padaku..

Walau nyatanya kita tidak bisa bersama..

Izinkan aku tuk masih menaruh hati padamu..

Walau rasa kecewa masih kentara didalam hati..

~Mahendra Zafran Alesio

Leora duduk termenung dimeja riasnya.

Wajahnya lesu tak bersemangat. Tatapan tajam yang selalu ia layangkan hilang entah kemana. Terganti dengan tatapan sendu dan teduh yang menghanyutkan.

Seolah telah berdamai oleh takdir. Leora hanya bisa mengikuti arus yang membawanya tanpa memberontak. Jika diibaratkan, dirinya hanya setetes air yang takkan bisa menerjang satu ombak untuk memberontak dari takdir. Yang ia perlu saat ini hanya diam menikmati arus sungai yang tidak tahu akan kemana. Entah kedanau, kelaut, atau malah menguap keudara lalu kembali terjun menjadi hujan.

Ia tak bisa terus memberontak dari takdir yang sudah ditetapkan atau malah disiapkan oleh orang tuanya dan ia tak dapat membantah.

Seragam sekolah yang terbilang cukup kece untuk remaja seumurannya itu sudah melekat rapi dibadannya.

Hanya perlu menata sedikit wajahnya lalu selesai.

Leora membuat satu buku keramat yang selalu ia bawa kemanapun ia pergi. Ya, buku diary. Buku diary dengan sampul hitam itu bagai menggambarkan dirinya yang, gelap dengan kesendirian? Ia bersyukur memiliki Clara, Windy dan Himawari yang selalu ada untuknya.

Membetulkan dasi nya sekali lagi. Leora siap.

~___Leora___~

Perjalanan terasa begitu lambat. Ia menaiki mobil membuat perjalanan begitu terhambat karena tidak bisa menyalip.

Leora menatap jalanan jakarta yang seperti biasa macet. Padahal waktu masih pagi dan jalanan sedikit berembun. Namun deruman motor dan bunyi klakson membuaf fokus Leora buyar.

Leora membuka hpnya. Melihat jam yang menunjukkan pukul 06.30, masih ada satu jam. Tapi ia ingin cepat sampai kesekolah. Bahkan ia melewatkan sarapan tadi.

Terlalu banyak kekecewaan yang ia simpan seorang diri. Ia ingin bercerita. Tapi gengsi menghalanginya. Ia.. Malu bercerita.

Ia memutar lagu kesukaannya. Love Story.

Nada-nada yang menggambarkan perasaan bahagia itu membuai Leora untuk ikut bernyanyi.

'See the lights, see the party, the ball gowns
See you make your way trough the crowd and say, "Hello'
Little did i know'🎶🎶

'That you were Romeo, you were throwin' pebbles
And my daddy said, "Stay away from Juliet"
And i was cryin' on the staircase beggin' you, "Please dont go," and i said'🎶🎶

'Romeo, take me somewhere we can be alone
I'll be waiting, all there's left to do is run
You'll be the prince and I'll be the princess
Its a love story, baby, just say, "Yes" '🎶🎶

LeoBaraCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang