Bagaimana jika ada seorang laki laki konglomerat tiba tiba disuruh pindah ke desa dengan menyamar dan menjalani kehidupan serba sederhana?
Ya semua itu di alami oleh Athfariq Adijaya, anak tunggal kaya raya dari keluarga Adijaya. Most wanted nya SM...
Preview: Belum sempat ia membuka pintu, seseorang sudah terlebih dahulu mendobrak.
"Halo manis."
~A&D~
Sekumpulan perempuan yang jumlahnya 10 orang berdiri di hadapan dara disertai tatapan tajam. Masing masing dari mereka membawa berbagai macam benda mulai dari telur busuk, tepung, bak sampah yang terisi penuh bahkan ada yang membawa air got.
Dara seketika was was. "Kalian mau ngapain?"
Salah satu dari mereka maju mendekati Dara. "Lo tanya kita mau ngapain?emang lo gak mau kenalan dulu siapa gw?"
Dara teringat, perempuan itu lah yang tadi berada di kantin bersama Fariq.
"Kamu yang tadi berada di kantin kan?"
Kenzia tersenyum sinis. "Baguslah kalau lo tau."
Ia berjalan mengitari Dara. "Lo tadi tanya kan, Mau apa kita disini?"
Dara mengangguk.
"Gw mau ini." Setelah mengucapkan kalimat tersebut, Kenzia menendang perut Dara.
Bug!
"Akhhh!" Dara tersungkur. ia meringis menahan sakit di perutnya. Jujur ia tak bisa mengelak lantaran gerakan Kenzia tiba tiba.
Dara bangkit, ingin ia membalas namun tangannya sudah terlebih dahulu di tahan.
"Lepasin aku!"
Dara memberontak namun tenaganya kalah kuat.
Kenzia tertawa puas. "Ahahahahaha, Gak semudah itu buat gw nge lepasin cewe ganjen dan munafik kaya lo."
Pandangan Kenzia beralih ke teman teman nya. "Sekarang."
Satu persatu dari mereka maju dan mulai melakukan aksi. Mulai dari menyiram Dara dengan air got, melempar kepala Dara dengan telur busuk, menumpahkan sekantung plastik penuh tepung, diakhiri mengguyur isi bak sampah yang terdapat berbagai bekas makanan dan minuman sisa ke atas kepalanya.
Byurrrr! (Suara air) "Rasain, ini akibatnya jadi cewe keganjenan."
Krak!(Suara telur pecah) "Dasar lonte."
Krak!(Suara telur pecah) "Percuma pakaian lo tertutup tapi kelakuan kayak cewe gatal."