Terlahir menjadi seorang yang sangat berkecukupan. Dan di beri karir yang bagus. Memiliki wajah tampan dan di gandrungi banyak wanita. Tak lupa dia pun memiliki istri yang cantik. Wanita karir yang mungkin saja menjadi idaman para pria di luaran sana. Tapi tidak dengan alvano. Sudah memiliki semua yang tertulis di atas. Tapi tidak semata membuat nya merasa bahagia. Bukan. Alvano tidak bermaksud tidak bersyur. atas apa yang telah tuhan berikan dan titipkan semua kenikmatan dunia padanya. Dia senang tentu saja dan bersyukur atas semua itu. Namun. Ya masih ada kata 'TAPI di setiap kalimat yang menjelas kan tentang kehidupan alvano. Ya. Dari yang tertera di atas. Kalian pasti tau apa yang tidak ia miliki. 'CINTA' dan alvano ingin mendapat kan itu dari nara. Gadis yang berhasil membuat nya jatuh cinta. Contoh kecil nya saja. Alvano akan merasa bahagia ketika melihat gadis yang ia cintai tersenyum. Tertawa lepas. Terlepas menyaksikan nara tertawa tepat di hadapan nya dan alasan gadis itu tertawa lepas karna diri nya.
Saat nya kembali pada nara yang kini sedang berpose layak nya anak kecil. Yang lepas dari pengawasan orang tuan nya. Gadis itu terlihat menjadi diri nya sendiri. Bukti dari beberapa pose di dalam ponsel alvano.
'saya rasa seperti lagi mengasuh anak kecil saja. Sial. Dia sangat menggemaskan'
"mas. Ayo kita foto berdua."seru nara memanggil alvano yang terlihat diam menatap ke arah gadis itu
Melihat sang kekasih yang masih diam tanpa merespon. Nara pun berlari kecil ke arah pria itu
"ayo dong mas. Foto berdua ya. Kita belum pernah foto berdua loh. Dari tadi aku terus yang di foto." ucap nara lagi. Nampak nya kedua mata alvano mengerjap. Dia pun menatap nara dengan senyum yang mengembang
Pria itu langsung mengangguk cepat."ayo sayang." alvano mengubah cameranya menjadi camera depan.
Dengan tiba tiba menarik pinggang nara sampai tubuh keduanya menempel. reflek gadis itu pun mendongakan kepalanya. Karna pergerakan alvano yang cepat. Sampai tanpa sengaja...
Cup
Nara mengecup pipi kanan alvano. Dan reflek alvano yang sangat bagus. Hingga..
Cekrek
Suara camera yang telah berhasil menangkap sebuah momen langka yang mungkin saja tidak akan nara lakukan secara sadar tanpa paksaan.
Nara yang terkejut karna tidak sengaja sudah mengecup pipi alvano. Sedang kan pria itu yang kini tersenyum senang nya pada nara. Kedua nya kini saling bertatapan.
"kenapa seterkejut itu sayang? Hmm..." tanya alvano sembari mengedip kan sebelah matanya
Mendengar godaan dari alvano. Seketika membuat pipi nara semakin terasa hangat saja.
"diem mas! Aku malu."cicit nara yang kini menyembunyikan wajah nya ke dada alvano
Pria itu pun terkekeh gemas melihat nara yang salah tingkah. Mungkin saja nara malu karna disana bukan hanya ada mereka berdua saja. Tapi juga ada pengunjung lain. Tentu keduanya menjadi pusat perhatian beberapa pengunjung yang gemas melihat nara yang seperti remaja kecil yang sedang bersama seorang pria dewasa. Bisa saja orang lain beranggapan jika mereka berdua cocok sebagai adik dan kakak.
"kamu ya. Sama pacar sendiri aja bisa malu dan canggung. Sayang. Mas kan pacar kamu jadi wajar dong kalo mas dapat kecupan manis kaya tadi."ucap alvano sambil mengerlingkan mata nya jail
"mau lagi."lanjut nya
Puk
Nara memukul pelan bibir alvano. Sembari menatap pria itu lalu memberi kode dengan gelengan kepala

KAMU SEDANG MEMBACA
I'm Collapse (Pak Dosen)
Romancekerja part time setiap hari naraya lakukan. Agar bisa mencukupi kehidupan sehari harinya. Dan juga untuk biaya kuliahnya. Mendiang kedua orang tuanya pernah berpesan jangan pernah putus sekolah. Pendidikan itu harus di utamakan. Jadi karna itulah na...