ĉapitro dek

310 29 42
                                        

Kala itu, sosok yang telah lama pergi pada akhirnya kembali

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kala itu, sosok yang telah lama pergi pada akhirnya kembali. Tidak sesuai dengan rencana Yezekael yang ingin dirinya untuk tetap tinggal di Edinburgh selama-lamanya. Hari ini adalah kepulangan Arzelie dimana ialah hari ke tujuh ratus tiga puluh lima dari hari dimana Arzelie meninggalkannya.

Dibantu oleh Ezho, perempuan dengan dress biru itu kembali melangkah memasuki kediaman mereka setelah sekian lama.

Seperti menahan rindu untuk seseorang yang sudah pasti, gadis dengan mata silver itu berlari menaiki tangga. Meninggalkan Ezho yang tertawa kecil meliriknya.

Ia tahu apa yang menjadi tujuan gadis kecil yang sekarang sudah tumbuh dewasa dengan cantik.

Sebelum menghampiri ruang kerja di sana, ia memilih menengok kamar tamu yang dulunya ia tempati. Dan senyuman benar-benar mengisi wajahnya ketika mendapati semua hal di dalam kamar itu masih sama, tidak berubah sedari ia tinggalkan terakhir kali.

Tetapi berbanding terbalik, ruangan selanjutnya yang ia hampiri membuat ekspresi cerah di wajahnya benar-benar memudar.

Tanpa sadar ia berbalik dan kembali melangkah turun, meninggalkan dua pintu kayu itu yang sedikit terbuka. Memperlihatkan keberadaan seorang wanita asing yang sedang bercumbu dengan sang Tuan pemilik kediaman.

Pria itu, Yezekael, bersandar pada meja kerjanya. Dengan seorang wanita yang berdiri di hadapannya, memeluk lehernya erat dengan bibir yang bertaut satu sama lain.

Bukannya ia tidak menyadari bahwa seorang kelinci kecil tengah mengintip perbuatan mereka dari balik pintu, tetapi hal itu bukanlah kesalahannya untuk memperlihatkan sebuah tontonan yang buruk.

Haha.

Sebenarnya Yezekael tidak berniat melakukan ini semua. Tetapi sayangnya wanita yang tengah menciumnya kasar ini tidak ingin melanjutkan kerja sama mereka jika tidak dimulai dengan hal-hal seperti sekarang.

Tetapi mau bagaimana lagi, mungkin Yezekael harus mencari rekan yang baru. Tidak baik membiarkan anak kecil menonton sebuah adegan dewasa, apalagi dalam durasi sepanjang ini.

"Sudahi saja," ucapnya, mendorong wanita itu, Camila, dengan gerakan kecil.

"Apa yang kau lakukan?!"

Tidak menghiraukan protes yang diberikan padanya, Yezekael hanya menambahi, "kau bisa melanjutkan perjanjian kita jika memang ingin."

"It's not like I'm the only one who needs you," lanjutnya sembari mengancingkan kemejanya.

Membukakan pintu untuk Miss Camila, yang ber-isyarat secara tidak langsung mengusir. Untungnya wanita yang diberi layanan itu dengan cepat menyadari isyaratnya dan memilih keluar.

Menuruni tangga dan berakhir berdiri bersampingan di depan pintu utama, berniat mengantarkan kepulangan Camila. Tetapi kehadiran sosok baru berhasil membuat percakapan keduanya terpaksa dihentikan.

INTRÉPIDE Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang