Vote,Comment,Follow
Biar semangat🥰
Setelah varo sampai ia langsung membuka pintu ruang kerja Daddynya itu.dan ternyata ada satu orang pria yang ia tak kenal.
"Daddy memanggil ku,ada apa"Tanya varo to the point.
"Kamu tau,daddy paling tidak suka anak yang tidak disiplin"Ucap sang daddy yang membuat varo bingung.
"Daddy tidak suka jika ada yang melanggar aturan keluarga willson"lagi lagi ucapan sang daddy membuat varo bingung.
"Kenapa kamu membolos hah"bentak sang daddy yang tiba tiba.Bukan hanya varo yang kaget,tapi orang yang di anggap varo juga ikutan kaget.
"Aku tidak membolos dad"jawab varo yang mengelak.
"Mau bilang jika daddy asal menuduh,iya?Daddy berbicara itu punya bukti varo,kamu tidak bisa mengelak,kenapa membolos"Lagi lagi sang daddy membentak,dan kali ini suaranya kebih keras.
"Itu karena ak-..."
•••
"Itu karena aku ingin pergi ke toilet doang dad".Ucap varo.
Elang selaku daddynya langsung memutarkan laptop yang tadi di hadapanya ke arah Varo.
Varo sedikit kaget ketia mendapati dirinya berada di rekaman cctv itu,tapi mau bagaimanapun ia tidak kaget mengingat keluarganya bukan sembarang orang.
Melihat ekspresi Varo yang sedikit kaget.Elang menyeringai dalam diamnya,tak lupa menunjukan tatapan tajamnya.
Varo kini diam,ia salah sudah langsung membolos ia tidak kepikiran jika keluarganya akan meperdulikan masalah sepele? what? Masalah sepele?
Iya bagi varo ini hanya masalah sepele,di kehidupan dulu ia lebih parah dari ini dah biasa saja.Tapu seingatnya Varo di ingatan Varo asli ia tidak di pedulikan,lalu bagaimana bisa ia sekarang seperti ini.
Varo terlarut dalam lamunannya dengan pikiran memenuhi isi kepala,ia tak sadar jika ia sedang ada di hadapan dadynya.
"Bawa dia".Elang memerintah penjaga di depan pintu untuk membawa varo ke suatu ruang.
Varo yang kaget tiba tiba tanganya di cekal dengan kuat,ia hendak melawan karena reflek tapi terhenti ketika sekilas melihat tatapan daddynya.
Varo di bawa di sebuah ruang,ruang ini sepi dan ada sebuah lemari yang isisnya berbagai jenis pisau.Varo sekarang pasrah,jika ia melawan dan kabut ia bisa saja,penjaga ini hanya kecil tapi ia tidak mau mengambil resiko lebih jauh lagi.
Varo di dudukan di sebuah kursi tak lupa badan,kaki,dan tanganya di rantai seperti seorang tahanan.Kemudia varo di tinggalkan sendirian di dalam keadaan sunyi dan sedikit gelap.
Varo tidak takut sedikitpun di ruangan ini,di kehidupan dulunya ia sudah terbiara di ruangan bahkan tanpa cahaya sedikitpun.
Setelah 4 jam berlalu,dan varo masih berada di ruangan ini.Tak lama dari itu terdengar bunyi pintu di buka.Dan ternyata ada abang pertamanya dan di belakangnya daddy beserta pengawalnya.
Sepertinya pengawal baru,karena varo melihat dari wajah wajahnya tidak kenal.
"Son,lakukanlah".Elang berucap santai.
KAMU SEDANG MEMBACA
TRANSMIGRASI ALVARO [End]
ActionAlvaro Almaraja Aston dikenal sebagai murid bermasalah. BK adalah tempat yang hampir setiap hari ia datangi. Kenakalan itu bukan tanpa alasan, Alvaro hanya ingin satu hal: perhatian dari orang tuanya yang tak pernah ia dapatkan. Hidup sebagai anak b...
![TRANSMIGRASI ALVARO [End]](https://img.wattpad.com/cover/359839263-64-k567788.jpg)