"Lintang gue boleh nebeng ya soalnya--"
"Ga" Belum selesai Kirana menyelesaikan ucapan nya Lintang sudah memotong lebih dulu
"Sekali ini aja Lintang" Mohon Kirana
Tanpa menghiraukan Kirana, Lintang langsung bangun dari tempat duduk nya berniat pergi karena kelas juga sudah selesai
"Lintang tunggu" Kirana buru buru mengejar Lintang
"Lintang gue belum selesai ngomong"
"Lintang stop!" Kirana berhasil menggapai tangan Lintang tapi dengan cepat Lintang melepaskan tangan nya dari Kirana
"Apa mau lo?" Tanya Lintang dingin
"Gue cuma mau nebeng sama lo Lintang pliss" Kirana menunjukan puppy eyes nya berharap Lintang luluh
"Gue banyak urusan" Lintang berniat melangkahkan kaki nya namun kembali dicegah Kirana
"Sekali ini aja Lintang, papah gue juga udah nitipin gue sama lo supaya kita bisa lebih deket" Ucap Kirana
"Gue bukan tempat penitipan anak" Jawab Lintang membuat Kirana malu sekaligus kesal
"Tapi Lintang--"
Lintang mengangkat tangan nya menyuruh Kirana untuk diam karena ada telpon masuk
"Ada apa?" Tanya Lintang pada seseorang yang menelpon nya
Mendengar penjelasan dari seseorang yang menelepon nya raut wajah Lintang langsung berubah marah
Kirana yang melihat nya jadi penasaran kenapa Lintang tiba-tiba marah Tapi ada satu yang membuat Kirana gagal fokus ia melihat tangan Lintang memar seperti habis memukul benda yang keras
"Saya kesana sekarang" Setelah mengatakan itu Lintang memutuskan sambungan telponnya
"Lin---"
"Stop ngikutin gue sebelum gue bertindak kasar sama lo" Setelah mengatakan itu Lintang buru buru pergi meninggalkan Kirana yang berdecak kesal
***
Naura baru saja menyelesaikan kelas pertama nya ia berniat untuk makan terlebih dulu sebelum kelas terakhirnya dimulai. Tapi sebelum itu Naura berniat untuk mengembalikan beberapa buku yang ia pinjam diperpus karena sudah lumayan banyak jadi lebih baik Naura kembalikan dulu agar dia bisa meminjam buku yang lain lagi nanti
Naura berjalan menyusuri lorong kampus yang tidak terlalu ramai namun sepertinya Naura tidak sadar kalau ia tidak mengikat tali sepatu nya dengan benar sampai akhirnya...
Brukkk
Naura terjatuh hingga buku buku yang dibawa nya ikut jatuh berserakan. Naura mengusap usap lutut nya sebentar lalu
dengan cepat Naura mengambil buku buku tersebut namun saat ingin mengambil buku terakhir ia melihat sepatu seseorang yang berdiri tepat dihadapan nya dengan perlahan Naura mendongak kan kepala nya untuk melihat orang itu
Kedua nya saling menatap satu sama lain pandangan mereka terkunci beberapa detik sampai akhirnya orang tersebut memutuskan pandangan nya lebih dulu dan pergi begitu saja
Naura memutar tubuh nya mengikuti arah kemana Lintang pergi, ya seseorang itu adalah Lintang
Lintang terlihat terburu buru bahkan ia tidak membantu Naura untuk mengambil buku milik nya padahal buku itu tepat dibawah kakinya tadi tapi Lintang hanya diam saja bahkan tatapan nya terlihat kecewa dan marah yang menyatu menjadi satu saat menatap Naura
KAMU SEDANG MEMBACA
UNTUK NAURA
Novela JuvenilSequel dari NaurAltair Ada baik nya baca cerita NaurAltair terlebih dulu agar paham dengan alur ceritanya. *** Altair adalah bintang dihidup Naura, hadirnya mampu menyinari hidup Naura yang gelap. Dan saat bintang itu...
