Kalau masih ada yang baca cerita ini jangan lupa vote+komen nya biar aku makin semangat nulisnya ehehe😀
Terimakasih💌
***
JAM pulang sekolah sudah berbunyi semua siswa-siswi SMA Nusa bangsa berhamburan keluar dari kelas mereka masing-masing termasuk Marsha
Dengan langkah gontai Marsha keluar kelas menuju gerbang sekolah hari ini Marsha tidak dijemput supir seperti biasa dikarenakan supir nya sedang pulang kampung jadi hari ini Marsha akan pulang menggunakan ojol.
Marsha bisa saja minta tolong Gamma untuk mengantarkan nya tapi mengingat bagaimana sikap laki-laki itu sekarang Marsha berpikir dua kali untuk meminta tolong
Setelah sampai didepan gerbang Marsha mengeluarkan handphone dari dalam tas untuk memesan Go-Jek namun sial nya handphone Marsha mati kehabisan baterai seperti nya Marsha lupa mencharge handphone nya tadi
Lalu sekarang bagaimana?
"Duh Marsha lo bego banget si bukan nya cas hp lo tadi" Marsha merutuki diri nya sendiri karena lupa mencharge hp
"Gamma udah pulang belum ya" Gumam Marsha
Apa sebaiknya ia meminta tolong Gamma saja untuk mengantarkan nya? Tapi apa Gamma mau? bahkan Marsha sudah tidak sedekat dulu dengan Gamma
Marsha menggelengkan kepala nya "Gausah Sya gausah minta tolong cowok kulkas 100pintu itu yang ada nanti lo cuma dapet muka dingin sama sikap nyebelin nya itu"
"Gue bisa sendiri" Marsha meyakinkan dirinya sendiri lalu ia melangkah menuju halte untuk menunggu taksi disana
Marsha duduk dihalte seorang diri sekolah sudah sepi karena sudah banyak murid yang pulang. Marsha berharap taksi atau bus segera datang mengingat cuaca hari ini sedang tidak bagus karena langit tiba-tiba mendung seperti nya akan turun hujan
Dan benar saja tidak lama dari itu hujan turun dengan deras nya
"Yahh kok hujan si" Kesal Marsha melihat hujan yang turun
Jika hujan turun dengan deras seperti ini pasti akan semakin susah mencari kendaraan yang lewat. Marsha menggerutu dalam hati lantas bagaimana ia pulang? Marsha berharap hujan cepat reda
Marsha memeluk tubuh nya sendiri mengusap-usap lengan nya karena hawa dingin mulai menyeruak menyiptakan sensasi dingin yang terasa menusuk kulit
"Coba aja Gamma ga berubah pasti gue ga bakal sendirian gini" Lirih Marsha namun dengan cepat ia menggelengkan kepala nya
"Stop mikirin dia Marsha! Dia udah ga peduli lagi sama lo" Marsha menampik pikiran nya yang selalu saja memikirkan Gamma padahal jelas-jelas laki-laki itu sudah tidak peduli lagi pada nya
"Marshaaa" Merasa nama nya dipanggil Marsha menoleh
"Angga" Gumam Marsha melihat Angga turun dari mobil menghampiri diri nya
"Lo ga pulang? Kenapa masih disini?" Tanya nya
Angga adalah teman sekelas Marsha, Angga berusaha mendekati Marsha meskipun Marsha selalu menjaga jarak atau tidak memperdulikan keberadaan nya tapi Angga tidak menyerah begitu saja untuk meluluhkan hati nya
"Gue lagi nunggu taksi" Jawab Marsha
"Ditengah hujan deras kaya gini?"
"Ga bakal ada taksi yang lewat Sha" Sambung Angga
"Ayo gue anterin pulang" Ajak Angga
"Gausah Ngga, lagi pula rumah gue sama lo ga searah"
"Terus kenapa? Itu bukan masalah buat gue" Ucap Angga santai
KAMU SEDANG MEMBACA
UNTUK NAURA
Fiksi RemajaSequel dari NaurAltair Ada baik nya baca cerita NaurAltair terlebih dulu agar paham dengan alur ceritanya. *** Altair adalah bintang dihidup Naura, hadirnya mampu menyinari hidup Naura yang gelap. Dan saat bintang itu...
