14. Monolog

2.3K 143 11
                                    

⪼₰⌖⊱ζᾆɠą⊰⌖₰⪻

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

⪼₰⌖⊱ζᾆɠą⊰⌖₰⪻

"Massimo."

"Hei brengsek! Di mana kau menyembunyikan Vida?!"

"Vida?"

"Tidak usah pura-pura tidak tahu, kau pasti yang menyembunyikan Vida dariku! Secara kau dan Vida memiliki hubungan yang terlarang bukan?"

Massimo smirk menatap Daga seolah ia memegang kunci kemenangan dalam masa kejayaan Daga. Daga tersenyum dan menadahkan satu tangannya, Alpha memberikan Daga sebuah belati kesayangan Tuannya.

Sleeeb!

Daga mendekat dan menusukkan belatinya di perut bagian kanan Massimo semakin dalam.

"Agkkkhhhh!"

Massimo mengerang kesakitan, wajahnya menahan rasa perih di bagian perut kanannya. Daga tetap tersenyum menarik belatinya dan menusuknya lagi, ia terus melakukan hal itu berulang kali, hingga darah merembes keluar membasahi belatinya.

"Cihh!"

Massimo meludahi wajah Daga dengan darah yang keluar dari mulutnya.

Bughkk!

Dengan cepat Daga memukul wajah Massimo hingga wajahnya menoleh mengikuti arah pukulannya. "Bawa dia ke ruang bawah, pastikan dia mati membusuk di sana."

"Baik."

Alpha membantu Daga membersihkan belatinya dan kembali menyimpannya. Sedangkan Daga mengelap wajahnya dengan sapu tangannya, "hahh.. menjijikan sekali."

"Alpha satu."

"Alpha satu here, ganti."

"Tim Investigasi menuju kediaman Eduardo M, F91 memantau."

"Tuan."

"Hm?"

"Mereka mencari Tuan muda dan menuju kediaman."

"Baiklah, siapkan pakaian saya harus berganti dulu."

"Baik."

Alpha kembali menghubungi Tim IT pusar, melalui Connecting.

"F91."

"F91 here, ganti."

"Terus kabari perkembangan, kami segera ke sana."

"Yes, Sir."

Alpha dan Daga kembali masuk ke dalam mobil, tim lain membawa Massimo pergi seperti yang di perintahkan Daga. "X11."

"X11 here, ganti."

"Siapkan baju untuk Tuan, lima menit lagi kami sampai."

"Yes, Sir."

Daga memijat-mijat kepalanya, kepalanya sedikit pusing. "Anda baik-baik saja Tuan?"

"Hm, yeah. Kepala saya hanya sedikit pusing."

ZAGA: Mafia Shadows Behind the Veil [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang