40. | Life Goes On

150 129 19
                                    

•Maaf ada beberapa kalimat yang menggunakan kata kata kasar, jika tidak nyaman mohon maaf.
Terimakasih telah membaca cerita ini dan terimakasih juga atas dukungan yang kalian berikan🙏

Terimakasih telah membaca cerita ini dan terimakasih juga atas dukungan yang kalian berikan🙏

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

______________

****
______________

Thya mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi, Theo tak tau ingin dibawa kemana tapi ia melihat Thya dengan wajah khawatirnya.

Mereka pun sampai disebuah rumah sakit, Theo hanya bisa bertanya tanya difikirannya mengapa Thya membawanya kerumah sakit.

Hingga akhirnya, Theo memberanikan diri bertanya kepada Thya.

"Ngapain kita kerumah sakit?" Tanya Theo.

Tanpa menjawab pertanyaan Theo, Thya dengan cepat menarik tangan Theo untuk masuk kedalam rumah sakit.

"Permisi, suster. Apakah ada pasien atas nama ibu Kenzya?" Tanya Thya dan suster itu menunjuk ruangan yang tak jauh dari suster itu.

Theo kaget bukan main ketika mendengar Thya menyebut nama mamah mereka, kakinya terasa lemas ketika melihat mamah yang tergeletak tak berdaya diatas kasur dengan terpasang beberapa alat medis ditubuh sang mamah.

"Bangsat!" Hanya kata itu yang terucap dari mulut Thya.

Theo hanya terdiam melihat kondisi sang mamah, ia tak pernah melihat mamah dengan kondisi separah ini. Sedangkan Thya, ia mengepalkan kuat kedua tangannya seakan ada rasa amarah yang ia pendam.

Theo terduduk lemas di depan ruangan itu hanya airmata yang keluar, ia tak mampu berbicara apa apa. Disaat yang bersamaan, ponsel Theo yang ada dengan Thya berbunyi.

(Bono)
Lo dimana, anjir? Kan, gue suruh Lo balik ke kelas kenapa Lo kagak balik balik?

(Thya)
Gue minta Lo kerumah sakit sekarang.

(Bono)
Theo sakit? Share lock lokasi nya sekarang.

Bono pun mematikan panggilannya dan Thya dengan segera mengirimkan lokasi mereka. Sekitar 15 menit kemudian, Bono datang bersama temen temannya yaitu Favian, Kyla, Maria, Eza, dan Malik.

Mereka menghampiri Theo yang tampak frustasi, Bono dengan cepat berlari menghampiri Theo dan langsung merangkul nya.

"Lo sakit apa, anjir?" Tanya Bono khawatir.

Theo hanya diam.

"Bukan Theo yang sakit." Jawab Thya.

"Terus?" Thya pun menatap ruangan mamah dari balik pintu, Bono menatap ke arah yang sama dengan Thya dan ia terkejut ketika melihat kondisi mamah nya Theo.

HARSA {Revisi}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang