21 || "Adek kembar gue"

1.2K 67 0
                                        

Lanjut gaesss

Happy reading

🐊🐊🐊🐊


Devin pun membuka pintu ruangan Levin dengan perlahan dan

"Wahai hamba-hamba ku, aku datang" teriak Devin saat masuk kedalam ruangan itu. Semua orang yang ada di ruangan Levin hanya menatap Devin dengan tatapan malas

"Tuhan lo" celetuk Raka

"Bukan, tapi gue manusia tertampan di sini" jawab Devin sambil menjulurkan lidahnya

"Ngimpi" ucap Levin

"Ck katanya sakit kok bisa ngumpat" jawab Devin dia pun menghampiri Levin tidak lupa dia bersalaman terlebih dahulu kepada orang yang lebih tua darinya

"Lo sakit boongan ya" tanya intimidasi dari Devin

"Pala lo boongan, gak liat lo" yang menjawab bukan Levin tapi Raka

"Gue gak nanya sama lo"

"Lo sakit karena kangen sama gue" tanya Devin sambil memajukan wajahnya hingga berada tepat di wajah Levin. Levin pun mendorong wajah Levin agar menjauh darinya

"Ge'er lo" jawab Levin

"Jahat lo, lo seneng ya gue kabur" ucap Devin sambil pura-pura ingin menangis padahal mah dia juga tau alasan Levin sakit begini

"Ya nggak lah" jawab Levin refleks, saat sadar dengan jawabnya Levin pun menutup mulutnya

"Kakak jangan gengsi dong ungkapin aja" ucap grandma

"Tau nih Dev kamu punya kakak gengsian amat" timpal neneknya

"Huh dasar, bilang aja si kalo gak mau jauh jauh dari Devin yang ganteng ini" ledek Devin

"Ck nggak"

"Malu lo gegara ada dua buntut lo" ucap Devin

"Apaan" sarkas Raka

"Ya lo kan buntut kak Levin kemana-mana pasti ngikutin kak Levin"

"Kagak ya, gue pun malas kalo gak di ancem gue gak mau tuh nungguin kakak lo"

"Gak setia kawan lo Rak, kak lo jangan temenan sama si Raka deh"

"Ck mau lo apa si"

"Mau ikutan sama lo sama Zidan juga, gue mau ikutan geng motor"

"Jangan" jawab Zidan yang sejak tadi hanya nyimak

"Napa tuh"

"Bahaya buat bocil ke lo" jawab Raka dengan lantang

"Gue nanya Zidan"

"Raka bener" jawab Zidan

"Ck, Levin gue mau ikutan, nanti gue minta daddy beliin motor gede kayak lo"

"Nggak" jawab Levin

"Pelit lo, kasih gue alasan"

"Ya ini alasannya Burhan astaga, lo gak liat kondisi Levin sekarang" jawab Raka geram sambil menunjuk Levin yang berbaring di brankar rumah sakit

"Ck dia mah cari mati, gue mah mau cari ribut aja"

"Serah lu, btw lo bawa apaan tadi" jawab Raka dia berusaha mengalihkan pembicaraannya agar Devin tidak mendesaknya untuk ikut geng motor. Untuk orang tua mereka sejak dari Devin berdebat mereka sudah meninggalkan ruangan Levin untuk mencari makanan untuk anak-anaknya dan teman anaknya juga

"Ohhh iya sampe lupa" jawab Devin dia pun mengambil rambutan yang tadi ia bawa untuk di berikan pada Levin

"Nih kalian cobain" Devin membagi rambutan itu pada teman kakaknya dan juga dengan kakaknya

Onnived || on goingCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang