23 || Terungkap 2

1.4K 87 10
                                        

Hallo gaessss lanjut yaa

Harus vote lahhh

Aku target dah 30 vote 10 komen aku up lagi

Happy reading
👻👻👻👻









"Baik untuk para hadirin semua tolong semua diam dan dengarkan saya" ucap Lio yang saat ini sedang berada di aula kantornya dengan banyak wartawan yang meliputnya

"Pada hari ini saya akan memperkenalkan putra-putra saya kepada media sebagai penerus khalifi grup, saat ini kedua putra saya berusia 17 tahun, sudah sangat matang untuk saya perkenalkan kepada kalian"

"Bukanya anak pak Lio hanya satu"

"Anak siapa yang akan bapak kenalkan"

"Bagaimana dengan berita yang menyebut bahwa bapak hanya mempunyai satu putra"

"Semua harap tenang, keluarga besar khalifi tidak pernah menyebut bahwa saya hanya mempunyai satu cucu" kini giliran Bagas yang berbicara

"Baiklah kalau begitu saya akan memanggil kedua putra saya, masuk nak" Levin dan Devin pun mendatangi Lio dan grandpa nya dengan Devin yang mendorong kursi roda Levin

"Perkenalkan mereka adalah penerus resmi khalifi grup, putra pertama saya bernama Levin" ucap Lio sambil mengelus kepala Levin

"Dan ini putra kedua saya bernama Devin" Lio melakukan hal yang sama kepada Devin

"Apa mereka kembar"

"Saya pernah mendengar bahwa anak bapak hilang saat mereka baru saja lahir, apa itu benar"

"Apakah mereka pernah terpisah"

"Apa Levin mengalami kecelakaan "

Para wartawan itu terus saja menodongkan beberapa pertanyaan kepada Lio dan Bagas dan itu mampu membuat Levin kesal, akhirnya dia meminta untuk pulang dan Lio pun menyetujuinya, setelah itu dia membawa kedua anaknya agar menjauh dari hadapan wartawan itu

"Semua sudah selesai kalian boleh bubar" ucap salah satu bodyguard kepercayaan keluarga khalifi, setelah mengatakan itu dia langsung menggiring tuan tuannya agar menjauh dari para wartawan

+×+

"Wah bos liat ternyata si pecundang itu punya adik, dia kembar" teriak Fauzan pada Deon, mereka saat ini sedang berada di rumah sakit, pukulan Levin tempo hari membuat mereka harus mendapatkan perawatan di rumah sakit, bukan apa waktu geng Veroz mengeroyok Levin. Levin bertahan dia memang tidak bisa memukul semua anggota geng Veroz tapi dia lebih fokus membalas pukulan Deon dan Fauzan

"Mana gue liat" -Deon

Fauzan pun menyodorkan ponselnya pada Deon, Deon yang melihat itu hanya tersenyum miring

"Jadikan dia alat balas dendam gue" ucap Deon

"Bos lo yakin" -Fauzan

"Levin, gara-gara dia adek gue meninggal dan ini balasannya, nyawa harus di bayar dengan nyawa" -Deon

Fauzan diam dia tau apa yang bos nya maksud, dulu Deon mempunyai adik perempuan bernama Tasya dia berumur 15 tahun. Tasya mencintai Levin, apapun selalu Tasya lakukan untuk mendapatkan Levin bahkan dia tidak segan-segan mengajak Levin untuk tidur dengannya, pada saat itu Levin sudah beberapa kali menolak Tasya, tapi perempuan itu tidak takut sama sekali pada Levin.

Akhirnya Levin lepas kendali dia tidak sengaja menampar pipinya hingga membuat bibirnya mengeluarkan darah, setelah mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan dari Levin Tasya sakit hati dia lari menjauhi Levin dan berakhir lompat dari atas jembatan, dia pun meninggal karena tidak bisa berenang. Waktu itu Levin juga ikut lompat untuk menyelamatkannya namun saat berhasil ternyata Tasya sudah meninggal dan itu yang membuat Deon begitu benci terhadap Levin. Kenapa Levin tidak di tangkap oleh polisi karena Levin memang tidak bersalah dan Tasya pada saat itu dalam keadaan mabuk jadi kasus itu di simpulkan bahwa Tasya meninggal karena tidak fokus saat berjalan dalam keadaan mabuk

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 16, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Onnived || on goingCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang