Tiba-tiba seorang gadis cantik turun perlahan dari tangga lantai dua, memakai gaun soft pink yang terlihat cocok jika di sandingkan dengan Alvino yang memakai jas hitam. gadis itu menghampiri para remaja yang sedang asyik ngobrol di pojok ruangan.
"Asik banget kayaknya, lagi ngomongin apa?"
Mereka semua terpana pada kecantikannya dan
tutur katanya yang lembut, Sangat lembut.
.......................
"kok pada diem?"
"Cantik banget, siapa Dia?" batin Nabila bertanya tanya.
"Kenalin ini adek Gue, namannya Lauren Zevaline Reynaga," Kata Alvino memperkenalkan adeknya pada teman temannya Nabila.
"Ck! Sok imut Lu, biasanya juga kaya monyed pecicilan banget," Ucap Danu melihat tingkah bocah satu itu karena memang sudah kenal lama dengan keluarga Alvino.
"Kita itu harus jaim, siapa tau kak Vier kecantol," jawab nya sambil senyum malu malu.
"Kedengaran pawang nya abis Lu di cincang," Sahut Gilang sambil tersenyum miring.
"pawang? ayang Gue seriusan udah berpawang? OMG! ketinggalan berapa abad Gue?!" tanya bertubi tubi, sedikit kaget dengan info itu.
"Ayang pala Lu peang!"
"tolong halu nya di skip dulu."
"ishh.. apaan sih! selama janur kuning belum melengkung, masih bisa di tikung!" ucap gadis itu kesal dengan muka cemberut sok imut nya.
"Tobat neng, tobat!"
"Lo malu maluin Gue aja," kata Alvino sambil menggelengkan kepalanya.
"Serah Lu dah, pawang nya ngamuk ga ikut ikutan Gue," Ucap Gilang menatap permusuhan ke arah Lauren.
"Cih! palingan juga cakepan Gue!" sahut Lauren ngegas.
"bagaikan berlian dan eek kucing," Celetuk Danu dan mengundang tawa teman temannya, nampaknya di pojok sana semakin ramai. berbeda pada dua makhluk kutub ini, sudah beberapa menit tapi masih belum ada percakapan satu pun dari mereka.
Di sisi lain
"Lo ngapain sih, bawa Gue ke sini?" tanya gadis di sampingnya yang nampak mulai kesal.
"Dari tadi ga jelas banget diem doang!" lanjutnya.
"Lo ga suka lama lama sama Gue?" Tanya Xavier sambil menatap Alexa dengan mata teduh nya.
"Iya! Lagian mau ngapain coba? dari tadi diem doang kaya kambing congek!" Jawab Alexa ngegas.
Xavier hanya memutar bola matanya malas, ternyata aslinya gadis ini cerewet juga. Dia menghirup udara sebisanya dan menghembuskan nya pelan sebelum mulai berbicara, menatap penuh pada gadis di sampingnya ini dengan mata teduhnya.
"Gue gak suka basa basi, You're mine!" ucap nya dengan tegas seolah tak menerima penolakan apapun.
"No, you're not my type" jawab nya dengan enteng.
KAMU SEDANG MEMBACA
IMDL
Romancehanya ada kesunyian di antara keduanya sebelum sebuah pertanyaan terlontar dari bibir sang gadis untuk memecah keheningan. "Avinn, Aku kalo jadi princess cocok gak?" Tanya Nabila sambil menatap berbinar ke arah Alvino. "Cocok.. " "jadi nenek sihir n...
