jangan lupa vote dan komen 🌷
jam istirahat pun berakhir
Mereka pun beranjak dari bangku masing masing dan mulai berjalan beriringan menuju kelas.
"semoga nanti jamkos, males denger dongeng siang siang ntar ketiduran lagi," ucap Nabila sambil menghela nafas.
"iya, kenapa ya? pelajaran bahasa Indonesia itu bikin ngantuk?" tanya Natasha.
"iya ya, apalagi abis makan.. udah deh pengen nya tidur," kata Alana menyetujui ucapan Natasha.
Tanpa mereka sadari ada anak ayam mengikuti mereka sedari tadi di belakang, siapa lagi kalo bukan geng cecungnguk.
Alexa yang gak sengaja ngeliat belakang pun terkejut melihat bocah rusuh tadi, lantas dia berhenti tiba tiba. teman temannya yang heran pun ikut berhenti dan ikut menatap belakang.
"Lo pada ngapain ngikutin kita?!" tanya Alexa dengan nada sebal.
"kurang kerjaan amat sih ngikutin kita," timpal Azalea.
"nganter Ratu ke kelas," ucap Xavier, hayoo inget gak dia yg mana? jarang ngomong emang anak nya, dingin-dingin kaya es tea jus.
"Sorry! kita ga butuh pengawal abal abal," sahut Nabila jengah melihat muka membosankan mereka.
"sembarangan! gini gini kita profesional tau!" kata Danu sewot, tidak terima dibilang gitu.
" ga jadi ke kelas? Bu Lita udah otw ke kelas kalian tuh," ucap Alvino santai.
sontak mereka melihat Bu Lita yang terkenal killer udah mau masuk ke kelas mereka, lalu mereka pun langsung lari terbirit-birit meninggalkan pemuda itu. dari pada di hukum suruh pidato kan?
"huhh.. huhh.. capekk!" ucap Nabila yang sambil ngos-ngosan masuk kelas sebelum Ibu Lita masuk, untuk keburu.
"sumpahh.. lemes banget rasanya, kaya mau pingsann." keluh Alana, Biasa remaja jompo.
"haahh.. serasa nafas terakhirr.." kata Natasha kelewat lebay.
"semoga Bu Lita ga ja-" ucapan Azalea terpotong sebab Bu Lita sudah masuk kelas dan menginstruksikan anak anak untuk duduk di bangku masing masing.
"selamat siang anak anak," sapa Bu Lita pada anak kelas.
"Siangg Buu!!," jawab mereka serempak.
"Oke kita lanjut pelajaran minggu kemarin ya, buka halaman 103 sampai 105," suruh Bu Lita pada mereka semua.
tanpa terasa bel kemerdekaan para murid pun berbunyi, tau lah ya bel apa? Yapp! bel pulang lah. setelah Bu Lita keluar kelas mereka segera membereskan alat tulis mereka dan berjalan keluar kelas.
"jadi kan hari ini, girls?" tanya Nabila bila pada teman teman nya.
"jadi dong! masa di tunda," sahut Alana semangat.
"abis itu ke rumah Lu ya Bil? sekalian ngedrakor kita," ucap Azalea memohon pada Nabila.
"iyaa, sekalian maskeran juga."
"kangen buat kue bareng kalian lagi deh," ucap Natasha sambil bernostalgia.
"sama nih! jadi ikut kangen.." sahut Azalea jadi teringat masa masa bahagia mereka.
Flashbcak on
keadaan rumah Nabila pada saat itu rame oleh canda tawa anak perempuan yang masih berseragam putih biru.
KAMU SEDANG MEMBACA
IMDL
Storie d'amorehanya ada kesunyian di antara keduanya sebelum sebuah pertanyaan terlontar dari bibir sang gadis untuk memecah keheningan. "Avinn, Aku kalo jadi princess cocok gak?" Tanya Nabila sambil menatap berbinar ke arah Alvino. "Cocok.. " "jadi nenek sihir n...
