ԅ✧GENG DREAM✧ԅ
Perlu kalian ketahui bahwa Carel merupakan anak yang sangat aktif.
Apa saja yang menarik perhatiannya pasti dia coba seperti bermain lumpur, menangkap belut di sawah, manjat pohon dan masih banyak lainnya.
Saat ini Carel lagi bermain di kebun buah. Kebun buah? Ya, benar.
Anak itu diajak teman-temannya untuk main di kebun buah tentu saja diiming-imingi roti aoka kesukaannya.
"Ini kita mau main apa di kebun?" Tanya Carel sambil celingak-celinguk menatap sekelilingnya yang dipenuhi pohon pisang.
"Bukan main sih tapi bantuin panen buah." Jawab temannya.
"Lah anjir."
"Tenang nanti pasti dikasih buah yang udah kita panen kok."
"Gue sih oke-oke aja tapi masalah nya gue masih pake baju seragam njir." Kata Carel.
"Gapapa nanti kita dikasih baju ganti."
"Ouh, oke."
Carel beserta ketiga temannya terus berjalan sampai bertemu dengan pemilik kebun.
Pemilik kebun yang sudah biasa dengan kedatangan ketiga temannya Carel pun langsung memberi baju ganti.
"Ini siapa?" Tanya si pemilik kebun, sebut saja Pak Sugeng.
"Temen, Pak."
"Oh yaudah nih bajunya." Pak Sugeng memberikan baju ganti tambahan pada Carel.
Setelah ganti baju, masing-masing dari mereka membawa keranjang, pisau dan gunting.
"Cara ngambil pisang nya gimana?" Tanya Carel, dia baru pertama kali di ajak memanen buah.
"Sini gue tunjukkin caranya." Salah satu temannya maju, dia menebang dahan pohon pisang menggunakan pisau lalu memotong tangkai buah pisang.
"Ini gapapa pohon pisang nya ditebang?" Tanya Carel.
"Gapapa kalo nggak ditebang nanti malah busuk pohonnya."
"Oh gitu."
Carel mengikuti apa yang dilakukan temannya tadi, "Dapet!" Ucapnya dengan riang sambil memegang segepok pisang.
"Bagus lanjut sampe masing-masing dapet tiga ya."
"Oke."
Setengah jam berlalu, mereka semua sudah mendapatkan 3 gepok pisang.
"Taruh di sini aja dulu." Temannya itu mengarahkan mereka untuk menaruh pisang di pinggir kebun.
"Ini udah selesai?" Celetuk Carel.
"Belum, kita masih harus metik mangga, kelengkeng sama jeruk."
"Anjir."
Tak terasa sudah 2 jam berlalu, sekarang sudah hampir Maghrib dan untungnya semuanya sudah selesai memanen buah.
Pak Sugeng juga tidak tanggung-tanggung memberikan mereka upah berupa sebagian dari buah yang tadi mereka panen.
Handphone Carel juga tidak henti-hentinya berdering, saat dilihat ternyata member yang menelpon dan mengirimkan pesan.
15 panggilan tidak terjawab dari Mada.
10 panggilan tidak terjawab dari Rizan.
8 panggilan tidak terjawab dari Jafin.
4 panggilan tidak terjawab dari Haikal.
7 panggilan tidak terjawab dari Jemian.
KAMU SEDANG MEMBACA
Heaven In Villa
FanficTujuh laki-laki tampan dengan persahabatan erat yang tinggal satu atap di sebuah villa. • • • • • Ini hanya fiksi, jadi jangan dianggap serius apalagi dibawa ke real life! Bukan genre BL/BxB/GAY! Start: Rabu, 3 Juli 2024 End:
