24. Duo AB Line

1.5K 142 18
                                        

Ada yang masih inget gak yaa sama cerita ini?😭

Target dulu yuk, 50 vote dalam 1-3 hari bisa gak yaaa.

ԅ۝✧GENG DREAM✧۝ԅ

"Bosen." Gumam Carel yang sedang tiduran di sofa ruang tengah, jarinya memainkan bantal sofa yang masing-masing ujungnya ada tali.

Sudah 4 hari berlalu sejak Rizan pulang ke Surabaya, selama itu pula Carel terus menerus merasa bosan sebab tidak ada kegiatan yang bisa ia lakukan.

Liburan bersama pun dibatalkan karena meraka merasa tidak etis untuk berlibur di saat teman mereka sedang dilanda musibah. Mereka semua juga tidak ada niatan untuk pulang ke rumah masing-masing sekarang, mungkin Minggu depan.

Carel bosan, tapi ia tidak bisa keluar. Di luar sana matahari sedang membumbung tinggi dan sangat panas membuatnya enggan untuk keluar karena takut kulitnya akan terbakar.

"Carel."

Carel menolehkan kepalanya ketika mendengar suara Jemian yang memanggilnya, temannya itu berdiri di ambang pintu sambil membawa segelas susu cokelat dan piring yang isinya roti bakar cokelat.

"Apa?" Tanya Carel menjawab panggilan Jemian.

"Tolong kasih ini ke Jisung, dia di kamarnya." Ucap Jemian.

Dengan malas Carel bangkit dari tidurannya dan berjalan menghampiri Jemian lalu mengambil alih susu dan piring itu.

"Tolong ya."

"Iya."

Carel pun menaiki tangga menuju lantai dua dan menghampiri pintu kamar Jisung.

"Ini gimana ngetuk nya." Celetuk Carel, kedua tangannya penuh dengan bawaan yang diminta Jemian.

"Udah lah langsung buka aja." Carel menurunkan gagang pintu menggunakan sikunya dan pintu pun terbuka. Untungnya Jihan tidak mengunci pintu kamarnya.

Jihan yang sedang tiduran di kasur sambil bermain game online seketika menoleh saat pintu kamarnya tiba-tiba terbuka dan melihat Carel memasuki kamarnya.

Ia langsung merubah posisinya menjadi duduk, "Kenapa, Rel?" Tanya nya.

"Disuruh Bang Nana kasih ini ke lo." Jawab Carel seraya melirik susu dan piring yang ia bawa.

"Taruh di sini aja." Ucap Jihan sambil menunjuk lemari kecil yang ada di samping kiri kasurnya.

Carel hanya menurut.

"Lo gak ada kerjaan?" Tanya Jihan setelah keluar dari game online nya.

Carel menjawab sambil menggelengkan kepalanya, "Enggak."

"Emangnya kenapa?"

"Temenin gue tidur siang mau gak?" Tanya Jihan lalu mengambil satu potong roti bakar dari piring.

"Dih kayak anak kecil aja." Ejek Carel.

"Mau gak?" Tanya Jihan tidak menggubris ejekan Carel.

"Oke." Jawab Carel mengiyakan permintaan Jihan.

Jihan memegang tangan kiri Carel dan menariknya hingga Carel duduk di sebelahnya lalu menyodorkan roti bakar yang ia pegang ke mulut Carel, bermaksud menawarkan roti bakar itu.

Carel yang paham dengan maksud Jihan pun membuka mulutnya dan menggigit roti bakar itu, rasa butter yang gurih dari roti berpadu dengan cokelat manis yang lumer langsung menyapa indera perasa nya membuatnya ingin terus memakannya.

"Enak banget? Bang Nana beli di mana ya?" Tanya Carel sambil terus mengunyah.

Jihan mengendikkan bahunya, "Gak tau." Ucapnya lalu memakan sisa potongan roti bakarnya.

Heaven In VillaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang