10. Ganti Nama Panggilan

1.7K 169 23
                                        

ԅ۝✧GENG DREAM✧۝ԅ

Pagi-pagi sekali di hari Minggu ini semua member geng Dream sudah bangun, sebagian memasak dan sebagiannya lagi membereskan villa serapih mungkin.

Semalam mereka kedatangan tamu tak terduga dari kota yang terkenal dengan cerita rakyat Hiu dan Buaya nya, siapa lagi kalau bukan orang tuanya Rizan yang datang jauh-jauh dari Surabaya.

Tentu saja alasan mereka menjadi rajin karena tidak ingin dipandang jelek oleh orang tua Rizan. Padahal mereka bisa memanggil beberapa pelayan untuk datang membersihkan villa ini.

"Duh, maaf ya bikin kalian beres-beres." Ucap Rizan yang merasa tidak enak hati kepada sahabat-sahabatnya yang sedang membereskan villa.

"Gak kok, emang udah seharusnya kita gini." Kilah Jafin.

"Bener masalah ini biar kita bertiga yang urus, lo lanjut masak aja." Titah Mada.

"Yaudah tapi kalo capek berhenti ya, jangan dipaksa." Pesan Rizan.

"Iya."

Rizan pun kembali ke dapur untuk membantu Haikal, Jemian dan Carel masak.

"Ortu lo tiba-tiba banget datengnya bikin gue kaget." Ungkap Jemian sambil menuangkan kecap manis ke dalam wajan panas berisi tempe yang dipotong tipis dan memanjang.

"Gue sendiri juga kaget, Na. Mama sama Ayah gue gak ada ngabarin apapun kalo mau dateng." Kata Rizan dan mengambil pisau untuk membantu Carel memotong sayuran yang akan dimasak menjadi sop sayur campur makaroni.

"Mendadak ya." Sahut Haikal sambil mencuci beras yang nantinya akan dijadikan nasi kuning.

"Hu'um mendadak banget."

Intinya semua member geng Dream itu disibukkan di pagi hari ini untuk menyambut orang tuanya Rizan, mereka saling membantu untuk memberikan kesan yang baik kepada orang tuanya Rizan.

Keempat juru dapur sudah dari jam 4 pagi berada di dapur dan memasak banyak sekali makanan, ada opor ayam, oseng ati ampela, sambal kentang, oseng tempe kering, tahu goreng, dan sop sayur, ada sambal bawang juga.

Rizan bilang kalau Mama nya suka sekali sarapan dengan opor ayam dan oseng ati ampela. Sedangkan Ayah nya suka sambal kentang dan oseng tempe kering yang dimakan bareng nasi kuning dan sop sayur.

Bahkan Haikal rela memasak nasi dua kali, yang pertama adalah nasi putih dan yang kedua adalah nasi kuning kesukaan Ayah nya Rizan.

Untuk minumnya ada air putih dan es teh manis.

"Akhirnya selesai." Ucap Haikal dengan napas lega setelah menaruh piring terakhir berisi sambal kentang di meja makan.

"Udah selesai kah?" Tanya Jihan yang mengintip dari pintu dapur.

Carel mengangguk dan balik bertanya, "Kalian udah selesai beres-beres nya?"

"Udah."

"Karna semuanya udah selesai, ayo cepetan mandi." Titah Mada yang muncul dari pintu ruang makan.

"Iya biasanya ortu gue udah mandi jam segini." Ungkap Rizan sambil melirik jam dinding yang menunjukkan pukul 07.23 pagi.

Mereka semuanya pun kembali ke kamarnya masing-masing untuk mandi.

Tepat jam 8, semuanya sudah berkumpul di meja makan termasuk orang tuanya Rizan.

"Wihh, ini semua siapa yang masak?" Tanya Mama nya Rizan, sontak para juru dapur mengangkat tangan mereka.

"Keren, makasih banyak loh. Tau aja kalo Mama suka sarapan opor ayam." Kata Mama nya Rizan sambil tersenyum senang, namanya WENDY ROSA LESTARI.

Heaven In VillaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang