1

313 21 4
                                        

Update lagi xixixi sebelum baca jangan lupa vote ya dek kak hehe


















---Happy reading---





Eugh.

Sebuah erangan terdengar, seorang gadis kini terbaring di atas tanah.

"Aduh, kepala gue sakit banget, njir," keluhnya sambil memegangi kepalanya yang terasa nyeri.

Ia mulai memperhatikan sekeliling.

"Kok tanah?" gumamnya heran.

"Lah, iya! Ini di atas tanah!" jawabnya sendiri.

Seketika pikirannya dipenuhi berbagai kemungkinan. "Apa gue udah di surga?" tanyanya dalam hati. Ia mengernyit bingung.

Namun, begitu matanya mulai terbuka lebih lebar, ia menyadari sesuatu. "Tapi kok banyak orang di sini?" pikirnya sambil mengamati sekitar.

Ia memejamkan matanya lagi, mencoba meyakinkan dirinya bahwa ini hanya mimpi.

Satu... dua... tiga...

Saat ia kembali membuka matanya, harapan untuk berpindah tempat pupus begitu saja. Ia masih berada di tempat yang sama.

"INI DI MANA, ANJIR?!" serunya kaget.

Ia melihat sekeliling dan mulai memperhatikan orang-orang di sekitarnya. Satu hal yang langsung menarik perhatiannya-pakaian mereka.

"Kenapa orang-orang ini pakai baju aneh? Kok kayak baju zaman kuno?" pikirnya, jantungnya berdebar.

Kemudian, sebuah pemikiran menamparnya keras.

"Tunggu... NGGAK MUNGKIN KAN GUE-"

"ANJIR! GUE KELEM- PAR KE ABAD BERAPA, ANJIR?!?!" teriaknya panik.

Orang-orang langsung menoleh ke arahnya dengan tatapan aneh, seakan menganggapnya gila.

CLINK!

Sebuah suara tiba-tiba menggema di kepalanya.

Halo, tuan. Perkenalkan, saya Sistem.

Anesha terdiam sejenak. "Hah? Naon, Sistem?" ulangnya bingung.

Anda tidak ingin bertanya kenapa bisa ada di dunia ini?

Anesha mendengus. "Nanya gimana, udah tau juga gue! Ini pasti karma gue, dah," ujarnya sedih.

Anda tidak perlu khawatir, tuan. Saat ini, Anda memasuki tubuh yang berperan sebagai tokoh pembantu.

"Tokoh pembantu?" ulangnya seperti burung beo.

Benar, tuan. Apa Anda ingin melihat biodata Anda?

Anesha berpikir sejenak. "Hmmm, nggak, deh. Takut ekspektasi gue ketinggian. Di dunia nyata kan gue paling perfect-paling pinter, paling berbakat, pokoknya paket lengkap. Minusnya cuma satu... nggak punya pacar," ujarnya panjang lebar, sedikit menyombongkan diri.

Namun, rasa penasarannya mulai mengusik. "Tapi, gue juga penasaran, sih..."

Ini biodata Anda.

NAMA: Anesha Queena
UMUR: 19 tahun
ASAL: -
KETERTARIKAN: 7%
KECANTIKAN: 10%
KEPINTARAN: 4%
KELEBIHAN: -

KOIN: 32.000

Anesha terdiam membaca statistiknya.

"Anjir, sejelek ini gue?!?" serunya kaget.

Apa Anda butuh kaca, tuan?

"Boleh juga, tem."

CLINK!

who is she??Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang