Ayyara Zivanna arkanaya adalah seorang cewek beruntung yang mendapatkan hati seorang Deiro Alghava denathan. Hubungan mereka adalah hubungan yang orang orang impikan. Namun ada satu hal yang menjadi benalu dalam hubungan mereka. Yaitu restu orang tu...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ternyata tidak semua cinta dibalas dengan cinta. Nyatanya cinta ini kau balas dengan lara, Yang aku sendiri pun tak tau cara menyembuhkannya." . . . . .
"apakah ada yang mau di tanyakan?" Tanya Bu Heni. Bu Heni adalah guru yang mengampu mata pelajaran bahasa Indonesia.
Namun semua siswanya hening tanpa suara. "Karena kalian diam, jadi saya anggap tidak ada pertanyaan ya!" Lanjut guru tersebut.
"Kalau begitu, ini jam bahasa Indonesia masih ada 1jam pelajaran lagi. Tetapi karena saya ada acara rapat pertemuan, jadi kalian saya tinggal ya. saya harap kalian tidak mengganggu kelas kelas lainnya!"
"Baik buu" jawab semua siswa dan siswi secara bersamaan.
"Terimakasih untuk hari ini" ujar Bu Heni dan berlalu pergi meninggalkan kelas tersebut.
Keyzia mengubah posisi duduknya menjadi menghadap kearah Ayyara yang masih sibuk dengan buku novelnya.
"Ayy, Abang Lo hari ini nggak masuk ya?" Tanya keyzia
Ayyara menatap keyzia "masuk, tadi pas aku mau berangkat ke sekolah dia udah pakai seragam kok." Ayyara merapikan buku buku yang sedikit berserakan di atas mejanya.
"Tapi kok gue belum lihat ya?" Ayyara hanya membalas ucapan keyzia dengan mengendikan bahunya.
"Ayy, temenin gue ke toilet yuk.... Kebelet nih"
"Yaelah kebiasaan Lo, ke toilet selalu minta di temenin" omel Ayyara
"Yaelah,,, ngomel mulu Lo kek emak emak"
"Ck,, yaudah ayok" setelah Ayyara mengatakan itu mereka bergegas pergi menuju toilet perempuan yang terletak di sebelah toilet laki laki.
🦋🦋🦋
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Lama banget Lo ketiduran di dalem ya?" Tanya Ayyara sedikit berteriak.
"Enggaklah! Bentar ini dikit lagi kelar, gue sekalian benerin rambut." Sahut keyzia dari dalam bilik toilet.