Happy reading!
.
.
.
.
.
.
.
.
***
Tahun demi tahun pun di lewati, kedekatan Mastani dengan para Pandawa pun semakin mempererat hubungan di antara mereka
Begitu juga dengan Kurawa, namun akhir-akhir ini Mastani merasa bahwa mereka terlalu berlebihan dalam menanggapi kedekatan Mastani dengan para Pandawa
Namun kini sudah berlalu 5 tahun, kini para Kurawa dan Pandawa akan berguru pada Guru Drona
"Aku akan sangat merindukan kalian"ucap Mastani pada para Kurawa dan Pandawa
Sebelum mereka benar-benar pergi, Mastani sempat menitipkan sebuah kain kecil masing-masing untuk mereka bawa
"Jika kalian merindukan ku, maka peganglah kain itu, masing-masing memiliki aroma khasnya sendiri"ucap Mastani
"Tapi aku tidak mencium aromanya"ujar Durjaya
"Aromanya akan tercium apabila kalian sudah tiba disana, semoga Dewa selalu melindungi kemanapun kalian pergi"jawab Mastani
Setelah itu mereka pun berangkat, dan Mastani hanya terdiam melihat hal itu
"Apakah kau tidak ingin berguru Mastani?"tanya Sang Raja Drestarasta
Dengan senyuman andalan Mastani menjawab
"Tidak Yang Mulia bagiku semua yang ku dapatkan sampai saat ini sudah lebih dari cukup"
Raja pun tersenyum mendengar jawaban Mastani begitu pun dengan yang lainnya
"Kau sangat rendah hati putriku"ucap Bisma membuat senyum Mastani semakin mengembang
Lalu setelah itu mereka pun berpisah dan meninggalkan tempat itu
Saat ini Mastani masih berumur 12 tahun, di kakinya mulai melingkar sebuah gelang kaki
Kemana pun ia melangkah selalu terdengar suara gelang kaki, Mastani adalah satu-satunya orang yang menggunakan gelang kaki di istana, membuat setiap orang yang berada di istana langsung mengenalinya dari bunyi gelang kakinya
Saat ini di kamarnya, Mastani sedang duduk dan membaca beberapa buku, Mastani gemar membaca
Karena gemar membaca, wawasannya semakin luas, hal itu lantas membuatnya selalu ikut serta dalam beberapa pertemuan kerajaan
Dengan otak jeniusnya, Mastani dapat memecahkan masalah-masalah yang terjadi di wilayah Hastinapura
Namun hal itu di sembunyikan oleh seluruh istana dengan banyak alasan yang tidak dapat di jabarkan
Kecerdasannya begitu memukau semua orang, sampai-sampai Paman Sengkuni kakaknya Ratu Gandari pun memujinya
'Gadis itu harusnya menjadi Ratu Hastinapura 'batin Sengkuni sambil mengusap-usap janggutnya
Setelah selesai membaca buku, Mastani pun keluar dari kamarnya, ia berkeliling istana
Namun matanya tidak sengaja melihat sebuah lahan kosong di dekat istana
Selama belasan tahun Mastani berada di istana ini, baru kali ini ia melihat sebuah lahan kosong di istana
Mastani melangkah kakinya ke lahan tersebut, kakinya pun ia pijakan pada tahan tersebut
Angin pun berhembus, Mastani pun menutup matanya kemudian membukanya dengan perlahan bersamaan dengan itu senyumannya pun terukir
Mastani pun segera berbalik dan berlari menuju tempat Raja Drestarasta
"Salam Yang Mulia"ucap Mastani
Raja pun menganggukkan kepalanya
"Ada apa Mastani? Apa yang kau inginkan dariku?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Mastani Venenum World[END]
Fanfiction*** [Disclaimer: OOC, 17+, all picture from pinterest] Cerita ini di buat iseng-iseng aja, tidak sepenuhnya mengikuti alur Mahabharata, akan ada banyak hal yang di ubah terutama tentang peperangan Bharatayuddha. Tidak bermaksud menghina sejarah dan...
![Mastani Venenum World[END]](https://img.wattpad.com/cover/378261678-64-k261836.jpg)