Happy reading!
.
.
.
.
.
.
.
.
***
"Lalu jika bukan milik kami, maka milik siapa?"tanya Arjuna
"Dia adalah milikku dengan Dewa Shani"jawab Mastani dengan datar
Urat leher Pandawa dan Duryudana menonjol, wajah mereka memerah karena amarah
Lalu terdengar tawa Yudhistira yang mengelegar
"HAHAHAHAHAHA.. lihatlah, setelah tidur dengan kami kau pun juga menghangatkan ranjang Dewa?"
SLINGGG
Sebuah pedang langsung di arahkan pada leher Yudhistira
"Jaga bicaramu Raja Yudhistira"Ashoka menatap nyalang pada Yudhistira, para penjaga yang lain pun langsung menodongkan senjata ke arah Ashoka
"Jika kau sekali lagi aku mendengar kau menghina ibuku, aku tidak akan segan untuk menghabisi mu meskipun kau adalah ayahku"ucap Ashoka dengan nada berat dan terkesan mengerikan
"Putramu berani mengangkat senjata pada ayahnya, begini kah ajaran mu Mastani"Raja Drestarasta yang sedari tadi diam pun akhirnya berbicara
Tanpa berbalik ke arah Raja, Mastani menjawab
"Aku mengajari Mastasharv untuk mengangkat senjata pada musuhnya, dan mereka mengangkat senjata itu pada Pandawa artinya mereka adalah musuh bagi anak-anakku"
"Kau ingin seorang anak membunuh ayahnya!?"sentak Raja Drestarasta
"Kenapa tidak? Mereka adalah musuh dan sebaiknya musuh di singkirkan bukan?"jawab Mastani dengan seringai setannya
"Mastani!"teriak Raja Drestarasta
SYUUNGGG
TAK
Sebuah belati melayang dan hampir mengenai wajah sang Raja tertancap pada tiang di belakang sang Raja
"Sudah ku katakan untuk menjaga nada bicara kalian pada ibuku"penjaga yang lain pun juga ikut menodong Aarav
"Apakah ini balasan kalian pada kami yang telah menyelamatkan kalian dari wabah ini!"sentak Aarav
Membuat Raja Drestarasta terkejut
"Kalian penyelamat itu?"
"Tentu, kamilah yang kalian panggil, namun justru ini sambutan yang kalian berikan pada kami!?"timpal Ashoka
Mastani maju ke hadapan sang Raja dan menatapnya yang sedang bernafas ketakutan
"Aku membencimu Drestarasta.. sangat teramat"Dursasana dan Kurawa yang lain melihat keadaan menjadi kacau pun bingung
"Kalian ingin tau sebuah kebenaran?kau ingin tau sebuah kebenaran tentang ayahmu Duryudana?"tanya Mastani
"Aku akan menceritakannya, Raja kalian yang tersayang dan tercinta ini telah melakukan sebuah kecurangan yang besar, selain penglihatan yang buruk ia pun punya sifat yang sama, yaitu buruk dan iri hati..kalian tau bukan, bahwa aku adalah yang paling di cintai oleh Hastinapura..dia iri dan dengki padaku, sehingga dia memerintahkan tangan kanannya untuk mencampurkan afrodisiak pada anggurku, menjebak ku untuk tidur dengan seorang pria"
"Sayangnya aku justru di temui oleh Pandawa yang haus akan cinta dan tubuhku, kesempatan yang tidak mungkin di lewatkan, Raja justru semakin senang karena dengan begitu ia bisa menjatuhkan aku dan Pandawa, dan putranya Duryudana bisa menjadi Pangeran Mahkota.. tetapi karena mengingat saudaranya Pandu, maka dia hanya memberikan hukuman ringan, dan justru memberatkan hukumanku"jelas Mastani panjang lebar
"Bagaimana kau mengetahui hal itu, apakah kau punya buktin!"sentak Ratu Gandari
"Bukti?"Mastani tertawa kecil, "Bukankah kau sendiri juga ada di dalamnya Ratu?, kau tau semuanya tapi kau memilih diam, benar bukan?"
Ratu Gandari tersentak dan terdiam dengan nafas yang pendek
"T-tidak"
"Orang yang berbohong maka dia akan mati dan tidak pernah bereinkarnasi lagi loh"ujar Mastani dengan senyum sinis khas Mastani
KAMU SEDANG MEMBACA
Mastani Venenum World[END]
Hayran Kurgu*** [Disclaimer: OOC, 17+, all picture from pinterest] Cerita ini di buat iseng-iseng aja, tidak sepenuhnya mengikuti alur Mahabharata, akan ada banyak hal yang di ubah terutama tentang peperangan Bharatayuddha. Tidak bermaksud menghina sejarah dan...
![Mastani Venenum World[END]](https://img.wattpad.com/cover/378261678-64-k261836.jpg)