Happy reading!
.
.
.
.
.
.
.
.
***
Sudah hampir sebulan sejak malam itu hingga sekarang Karna tidak ada kabar, membuat Mastani sedikit khawatir
"Ya Dewa, semoga dia dalam keadaan baik-baik saja"gumam Mastani
Lalu datanglah sebuah surat yang di bawa oleh burung merpati, senyum Mastani pun mengembang
Burung merpati itu adalah burung yang biasa ia dan Karna gunakan untuk mengirimkan surat
Dengan semangat Mastani membuka surat itu
Mastani
Malam itu aku tidak bisa berpikir lagi, rasanya aku seperti berdiri di atas timbangan, kalau kau bahagia denganku, maka ayahku akan sangat sedih, kau tidak mau itu kan?... kenapa sungai pergi ke laut? Kenapa bunga matahari menghadap ke matahari? Daripada mencari jawabannya lebih baik kita lupakan pertanyaan ini anggap saja yang terjadi di antara kita bukan cinta tapi perasaan biasa mulai sekarang kau adik dari sahabatku, dan aku sahabat dari kakakmu..
Radheya..
Air mata mulai memenuhi pelupuk mata Mastani
'apa maksud mu Radheya?'batin Mastani
"Raja Angga, Karna akan menikah dengan Vrushali teman masa kecilnya.."suara Drupadi menggema di telinga Mastani
DEG
Setitik air mata pun jatuh di pipi Mastani, ia dengan cepat menghapusnya namun air mata tidak berhenti mengalir
"Mastani.."Drupadi menyentuh bahu Mastani dan Mastani langsung berbalik dan memeluk Drupadi sambil menangis dengan penuh kesedihan
Drupadi pun ikut merasakan kesedihan Mastani, ia mengelus rambut Mastani mencoba menenangkannya
"Malam itu dia berkata tidak akan mengakhiri hubungan ini Drupadi.. tetapi hari ini ia berkata..."Mastani tidak sanggup melanjutkan ucapannya
Rasa sakit memenuhi relung hatinya
"Drupadi... Radheya menyakitiku sedemikian rupa"tangis Mastani di pelukan Drupadi
Tangisan Mastani begitu pilu membuat Drupadi tidak mampu menahan air matanya, ia juga bisa merasakan sakit di hati Mastani
Beberapa saat kemudian tangisan Mastani meredah, dan Drupadi pun mendudukkannya di atas ranjang
Mastani bersandar di bahu Drupadi dengan tatapan kosong
"Kau akan menghadiri acara pernikahannya?"tanya Drupadi
Mastani pun menegakkan kembali tubuhnya, ia menghapus air matanya
"Aku akan pergi, dan akan ku tunjukkan padanya bahwa aku tidak selemah itu.."
Sudut bibir Drupadi terangkat
"Itu baru sahabatku"
***
Perjalanan menuju istana kerajaan Angga tidak memakan waktu begitu lama
Kini rombongan istana Hastinapura telah sampai, dengan Mastani yang di temani oleh Duryudana dan Dursasana, sementara Drupadi bersama kelima suaminya
"Selamat datang Sahabatku"sambut Karna pada Duryudana dan mereka pun berpelukan
Dan mata Karna menangkap sosok cantik yang ia cintai, Mastani yang juga sedang menatapnya..namun tidak lagi dengan tatapan cinta
Karna pun terdiam kaku sambil melepas pelukannya dengan Duryudana
"Ah, ayo masuk.. kamar-kamar telah ku siapkan khusus untuk tamu dari Hastinapura"ujar Karna
Lalu setelah itu para pelayan mengantar para rombongan istana Hastinapura
KAMU SEDANG MEMBACA
Mastani Venenum World[END]
Fanfiction*** [Disclaimer: OOC, 17+, all picture from pinterest] Cerita ini di buat iseng-iseng aja, tidak sepenuhnya mengikuti alur Mahabharata, akan ada banyak hal yang di ubah terutama tentang peperangan Bharatayuddha. Tidak bermaksud menghina sejarah dan...
![Mastani Venenum World[END]](https://img.wattpad.com/cover/378261678-64-k261836.jpg)