Happy reading!
.
.
.
.
.
.
.
.
***
Ternyata selama 12 tahun ia pergi dari desa Matheran, desa ini benar-benar berubah drastis
Bahkan Khazastan atau rumah bordil yang di kelola oleh Ram pun sudah tidak berjalan lagi
"Kau membuat banyak perubahan"ucap Mastani yang sedang berdiri berdampingan dengan Ram sambil di balkon lantai dua sambil menatap ke bawah melihat kedua putranya berlatih dengan beberapa pasukan
"Tentu saja, kau pernah meminta padaku untuk berhenti melakukan kebiasaan buruk ku, jadi aku melakukannya"
"Kenapa?"
"Kenapa? Bukankah seseorang yang sedang di mabuk cinta akan melakukan apapun yang di katakan oleh orang yang dicintainya?"
"Kau masih memiliki perasaan itu?"tanya Mastani
Ram tersenyum tipis
"Tentu saja, perasaan cinta bukanlah sesuatu yang mudah di hilangkan.."
"Aku menghargai perasaan mu Ram..tapi untuk membalasnya mungkin aku-"
"Mencintai seseorang tidak perlu harus di balas cintanya, aku belajar hal itu selama 12 tahun ini..aku tulus mencintaimu"
"Terimakasih, sudah mencintaiku.."bisik Mastani membuat Ram semakin tersenyum lalu ia menganggukkan kepalanya
"Ibu!aku sudah selesai berlatih, bisakah ibu menyuapi ku?"seru Aarav dari bawah, Mastani pun menganggukkan kepalanya dan segera pamit untuk pergi ke tempat pelatihan
Ram yang masih berada di balkon pun menatap interaksi ibu dan anak itu
Lalu datanglah tangan kanan Ram, Saliman
"Tuan..pasukan yang di butuhkan telah siap"
"Hm..kita akan mulai berlatih dan menyusun strategi"
"Maaf Tuan.. ijinkan aku bertanya"
"Silahkan.."
"Apa Tuan melakukan ini semua untuk Nona Leela karena Tuan mencintainya?"Pertanyaan yang sama dengan pertanyaan 12 tahun yang lalu, Saliman berharap kali ini Ram akan menjawabnya
"Tentu saja aku mencintainya.."
"Lalu kenapa anda tidak mempersuntingnya.."
"Aku tidak berani mengotori dia dengan nafsuku.."
'Seberharga itukah dia bagimu tuan?'batin Saliman
"Aku jatuh cinta padanya ketika ia datang dan berkata bahwa dia adalah Leela..dan aku memujanya ketika tau dia adalah Mastani.."
"Jadi Tuan mencintai Leela..dan memuja Mastani"
"Benar.. meskipun mereka orang yang sama, namun aku melihat Leela sebagai orang yang ku cintai, sementara Mastani adalah Dewi yang harus ku puja seumur hidupku"
Lalu keduanya sejenak terdiam membiarkan angin berhembus mengakhiri pembicaraan
"Ram!"seru Mastani mengajaknya untuk ikut turun ke bawah dan menikmati makan siang bersama
Dengan senang Ram pun turun untuk makan bersama mereka, Saliman yang melihat itu pun berkata
"Tuan Ram..anda sepertinya sudah menemukan keluarga anda.."
***
5 tahun pun sudah berlalu, kini Mastasharv sudah menginjak usia 15 tahun
Meskipun baru berumur 15 tahun tetapi mereka sudah memiliki tubuh yang prima, kehebatan dan kecerdasan mereka meningkat dan bonusnya juga pada ketampanan mereka yang tiada tara
"Hai keponakanku.."sapa Krishna pada kedua putra Mastani
"Salam paman.."keduanya memberi salam pada Krishna dan di angguki oleh Krishna
KAMU SEDANG MEMBACA
Mastani Venenum World[END]
Fanfiction*** [Disclaimer: OOC, 17+, all picture from pinterest] Cerita ini di buat iseng-iseng aja, tidak sepenuhnya mengikuti alur Mahabharata, akan ada banyak hal yang di ubah terutama tentang peperangan Bharatayuddha. Tidak bermaksud menghina sejarah dan...
![Mastani Venenum World[END]](https://img.wattpad.com/cover/378261678-64-k261836.jpg)