Happy reading!
.
.
.
.
.
.
.
.
***
Vrushali yang sudah muak akan semua ini pun ingin maju dan menampar Mastani
"Tetap pada posisi mu Vrushali.."nada kasar dan arogan memerintahkan Vrushali untuk diam, siapa lagi kalau bukan Karna
"Karna! Kau menikah denganku, bukan dengannya"sentak Vrushali
Karna langsung melirik tajam Vrushali
"Tapi dia pemilik hatiku"lalu Karna menatap Mastani, ia sekali lagi maju untuk mendekat
"Aku merindukanmu.."bersamaan dengan ucapannya angin pun berhembus pelan menguarkan harum Mastani
Mastani menatap Duryudana yang kini juga sudah berdiri di belakang Karna, dan para Kurawa pun juga datang
Duryudana menatap Mastani penuh sesal, gemuruh di hatinya membuat mata itu bergetar saat menatap sang pujaan
Mastani langsung berlari ke arah Duryudana, melihat hal itu senyuman Duryudana timbul ia lalu membuka tangannya bersiap menyambut Mastani
PUKKK
"Oh kakak, betapa rindunya aku padamu.."Mastani melewati Duryudana dan justru memeluk Dursasana yang ada di belakang Duryudana, senyum itu langsung pudar sementara senyum Dursasana yang mengembang
Dursasana memeluk Mastani dengan erat
"Aku juga sayang, aku rindu permata Kurawa"keduanya tersenyum dan Dursasana pun mengangkat Mastani lalu mereka berdua berputar bersama melepas rindu
Setelah itu Dursasana menurunkan Mastani dan kemudian mengecup keningnya penuh dengan kasih sayang dan setelah itu mengelus kepalanya
"Adikku sayang.."namun setelah itu jejak penyesalan mulai muncul di wajah Dursasana
"Maafkan kakak karena tidak ada untuk membela mu"namun Mastani tidak menjawab apapun
"Syukurlah kau telah kembali Mastani, kakak mencarimu kemana-mana"Duryudana pun ikut menyuarakan hatinya
Mastani melirik tajam Duryudana yang ada di belakangnya dan kemudian menatap kembali Dursasana dan Kurawa yang lainnya, mereka pun mulai melepas rindu dengan saling berpelukan dan bersenda gurau dan melupakan kehadiran yang lainnya
"Oh, aku punya sesuatu untuk kakak lihat!"seru Mastani dengan semangat para Kurawa pun penasaran dengan hadiah dari Mastani
"Ayo kita kedepan"ajak Mastani dan kemudian mereka mengikuti Mastani sampai di halaman istana
Mereka berdiri di taman dan menatap bingung pada halaman istana yang hanya di isi oleh penjaga
"Mana hadiahnya sayang?"
Lalu terdengar suara langkah kaki kuda yang berlari masuk ke dalam halaman istana, langkah kaki kuda sangat cepat membuat abu sedikit naik
Dan kuda-kuda itu berhenti tepat di bawah tangga, orang-orang yang menunggangi kuda pun turun bersamaan dengan debu yang mulai tersapu angin
Dua pria tampan yang terlihat setelah debu itu menghilang membuat mereka mengerutkan kening
Senyum di wajah Mastani tidak tertahankan, ia begitu senang melihat kedua pria tampan itu
Mereka pun naik di tangga, Mastani pun berbalik ke arah Kurawa, dan ternyata Karna serta Vrushali juga mengikuti begitu juga dengan Duryudana
Kedua pria tampan itu sampai di atas Mastani mengkode mereka dan mereka pun langsung menunduk dan menyentuh kaki para Kurawa, termasuk Duryudana dan Karna serta Vrushali
Bersamaan dengan itu Raja Drestarasta, Bisma, Sengkuni, Ratu Gandari dan Ibu Kunti juga datang
Kedua pria itu pun menyentuh kaki mereka, dan mereka berdua mendapatkan berkah dari semua yang ada disitu
KAMU SEDANG MEMBACA
Mastani Venenum World[END]
Fanfiction*** [Disclaimer: OOC, 17+, all picture from pinterest] Cerita ini di buat iseng-iseng aja, tidak sepenuhnya mengikuti alur Mahabharata, akan ada banyak hal yang di ubah terutama tentang peperangan Bharatayuddha. Tidak bermaksud menghina sejarah dan...
![Mastani Venenum World[END]](https://img.wattpad.com/cover/378261678-64-k261836.jpg)