Happy reading all~
Jangan lupa voment🥰
2024-09-27
Dua minggu sudah pengumuman hiatus Chenle, kini semuanya berjalan dengan baik. Dengan banyaknya dukungan untuk kembalinya China line-nya dreamies.
"Kakak?" Chenle sedang mengintip dibalik pintu kamarnya dengan menongolkan kepalanya.
"Astaghfirullah bocahh! Kagett tau! Kenapa sih?!" Pekik Ji-han
"Hehehe mian. Aku mau dessert puding es krim hari ini boleh?" Cengir Chenle
"Boleh. Mau rasa apa?"
"Eum... Puding mangga, es krim vanilla atau mint choco aja,"
"Okay. Nih sarapan dulu, dessert nya ntar setelah makan siang ya, Kakak belum beli stoknya,"
"Eh! Jangan stok, beli aja kak." Tukas Chenle
"Stok aja ah biar Kakak bisa ngemil juga, kalo beli jadi mahal, cepat abis pulak,"
"Ooh ya udah deh. Makasih Kakak muah," ucap Chenle lalu menutup pintu kamarnya.
"Dasar bocah, ngagetin aja pagi-pagi begini," gumam Ji-han
•
•
•
•
Kalian mau tau bagaimana kegiatan mereka selama dirumah?
Begini...
"KAKAK! MANA SEPRAINYA???" Teriakan Chenle terdengar ke seluruh penjuru rumah sederhana itu.
"BENTARR! Ck! Segala lupa kalo hari ini ganti seprai,"
Tok tok tok!
Cklek
"Nih seprainya, pasang yang benar!" Pungkas Ji-han
"Okey hehe," cengir Chenle. Dengan iseng, Chenle menarik seprainya sampai Ji-han ikut tertarik lalu,
Cup! Ciuman itu mendarat sempurna di dahi lebar milik sang Kakak.
Ciyahhh iri kan kalian? SAMAA AKU JUGAA!!!😭😭
"Heh! Bocah ya!" Tukas Ji-han yang dijawab cengiran Chenle
Brakk
"Resek banget sih nih bocah satu yak, udah teriak-teriak sore-sore begini, segala cium cium lagi. Ckckck untung sayang," dumel Ji-han
Saat sore hari tiba, Chenle biasanya akan olahraga di balkon kamarnya. Olahraga yang ringan saja, seperti lompat dengan tali skiping? Lalu jalan jongkok dari balkon sampai depan kamar mandi. Melakukan yoga atau bahkan dance tikt*k, atau dance lagu grupnya sendiri? Wahh asik sekali!
Tapi sesekali, Chenle akan membuat video yang dimana ia sedang membuat kerajinan tangan, seperti membuat frame foto dari kertas bekas yang tebal, atau membuat rumah pensil dari kertas bekas yang digulung.
Saat sakit, Chenle memang semakin tak bisa diam. Banyak gerak, banyak memikirkan hal apa yang akan ia lakukan setelah ini. Seperti saat ini, ia tengah termenung di balkon ditemani secangkir teh madu hangat, memikirkan bagaimana saat ia sembuh nanti, apakah masih banyak yang merindukannya atau banyak yang melupakannya?
Jisung. Itu nama yang ada dibenaknya saat ini.
Ia merindukan sosok tinggi itu, usapan lembutnya, tutur katanya, tatapan matanya yang hangat, pelukannya yang erat. Segala sesuatu yang menyangkut dengan Jisung, semuanya Chenle rindukan saat ini.
Tapi, tak dapat dipungkiri bahwa ia tau, sangat tau bahwa sang Kakak, bahkan keluarganya menentang akan hubungan kelanjutan dari keduanya.
Tak lama, Chenle menghembuskan hela nafas berat. Ia tak boleh stres! Karena itu akan membuatnya semakin sakit untuk saat ini, ia tak akan memikirkan hal itu jika ia saja merasa bahwa Jisung tak memiliki perasaan yang sama.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kakak? || ZHONG CHENLE
Romance"Kakak?!! Aku ga mau jauh-jauh dari kakak! Pokoknya aku mau sama kakak terus! Awas aja kalo kakak ninggalin aku" Huhh~ baru saja ditinggal beberapa menit ke kamar mandi, sudah ngambek aja si adek gemass. "Kakak gak ninggalin adek kok, kakak baru aja...
