"Gimana Boss?"
"Tetep gamau bun." jawab pria besar itu dengan lesu
"Kamu yakin kalian ga lagi berantem?"
"Yakin bun, kita baik-baik aja kok."
"Atau kamu ada salah mungkin?"
"Engga, aku ngerasa ga punya salah, kalau emang aku ada salah yang aku sendiri ga sadar Noeul pasti tegur aku juga dad,bun."
"Anehh kalau gitu, ga biasanya banget itu anak kaya gini."
"Yaa bukannya buna ga mau terima anak sendiri, cuma kalau dia lari pas kalian ada masalah ya buna gamau gitu gimana pun Noeul udah dewasa juga jadi udah mulai harus bijak."
"Aku ngerti kok bun maksudnya." ucap Boss
"Terus gimana dong sekarang?"
"Kayaknya aku mau pulang aja deh udah capek banget sebenernya ini dari kantor langsung kesini, besok aku kesini lagi buat coba bujuk lagi."
"Ga nginep aja?"
"Iya tuh bener kata buna, kamu nginep aja."
"Gapapa deh bun,dad nanti aku ganggu waktu Noeul kalau aku ada disini, mungkin aja Noeul emang lagi kangen buna sama daddy dan pengen disini agak lebih lama."
"Yaudah hati-hati ya nak."
Selepas kepergian sang menantu yang tersisa kini hanya Tharn dan Type yang masih duduk diruang keluarga itu.
"Kamu ajak ngobrol sana anak kamu."
"Yaudah daddy ke atas yaa.." type hanya mengangguk dan kembali fokus dengan tontonan serial drama
Tok
Tok
Tok
"Sayang ini daddy nak."
"Masuk aja dad ga dikunci kok." teriakan dari dalam menggema dan setelah diizinkan masuk oleh sang anak dia membuka pintu itu dan memasuki area kamar anaknya yang kini tengah duduk diatas ranjang dengan bermain game.
"Anak daddy lagi apaa.."
"Main game dad."
"Oh gituu.. btw sayang suami kamu udah pulang loh."
"Iyaa aku tau kok, aku denger suara mobilnya tadi."
"Terus kenapa ga ikut pulang juga?"
"Daddy gamau aku ada disini?"
"Ga gitu sayang, daddy cuma nanya aja kok, kamu disini udah hampir mau seminggu loh ya daddy senang kalo anak daddy ini nginep disini tapi kalau kamu nginep disini karena lagi ada masalah sama Boss itu gabaik sayang ngehindar dari masalah."
"Aku sama Phi Boss ga ada masalah kok, kita baik-baik aja."
"Oh yaa? Syukurlah kalo emang ga ada daddy hanya ingin memastikan."
Tangan yang semula aktif bermain dengan konsol game itu kini berhenti sejenak sesaat ketika sang pria mungil itu kini menatap daddynya dengan tatapan memincing penuh keraguan membuat sang daddy tiba-tiba menjadi gugup.
"Ke—napa natap Daddy kaya gitu?"
"Daddy disuruh Phi Boss atau buna yaa?
KAMU SEDANG MEMBACA
Contract Marriage
Fiksi PenggemarKisah seorang pelajar bernama Noeul yang terpaksa harus menikah muda di usianya yang masih 18 tahun dengan seseorang yang 9 tahun lebih tua darinya. Semua ini demi menyelamatkan semua nyawa keluarganya ia rela meninggalkan dan mengorbankan masa muda...
