Pagi itu terasa sangat sunyi di ruang rawat tempat Hierra terbaring. Cahaya matahari yang menembus tirai terlihat redup, seolah ikut merasakan duka yang mendalam. Akselia duduk di samping ranjang Hierra, menggenggam tangan hangat mamanya yang kini mulai terasa dingin. Ia menatap wajah Hierra yang tenang, namun terlihat sangat lemah.
Waktu terasa berjalan begitu lambat, dan setiap detik yang berlalu membawa rasa sakit yang tak terkira di hati Akselia. Sementara Aron berdiri di dekat pintu, tak sanggup mendekat, menatap mereka dengan tatapan penuh penyesalan. Bayangan kenangan masa lalu mereka seakan melintas cepat di benaknya, semua momen-momen kecil bersama Hierra bermunculan di benaknya.
Tepat pukul 10 pagi, Hierra menarik napas pelan, dan perlahan-lahan melepasnya, menghembuskan napas terakhirnya di hadapan Akselia. Tangan Akselia yang menggenggam tangan Hierra tiba-tiba terasa dingin, membuatnya tersadar bahwa mamanya telah pergi. Akselia menahan tangisnya, namun air matanya tetap jatuh tanpa bisa ia tahan.
"Mama…." bisik Akselia dengan suara yang bergetar. Aron berjalan mendekat, ikut merasakan kehilangan yang begitu dalam.
Di dalam hatinya, Aron merasa begitu hampa dan bersalah, terutama karena ia belum menemukan pelaku yang sudah membuat hierra seperti ini. Kini, dia hanya bisa berlutut di samping ranjang, menyesali waktu-waktu yang terlewatkan tanpa bisa ia ubah kembali.
Kepergian Hierra meninggalkan luka yang dalam di hati mereka. Bagi Akselia, Hierra bukan hanya sekadar mama, tetapi juga tempatnya berlabuh di saat-saat sulit.
Jangan lupa vote sayangku 💕
~stepbrother~
KAMU SEDANG MEMBACA
STEPBROTHER
Acciónmenceritakan tentang kehidupan Aaron Smith Orlando sebagai adek tiri Ainsley Hierra Clouwi dan sebagai kakak tiri dari Jenni Anavella Roan clouwi
