* Drived Me Crazy *
'Xiang Zhen!
Eric terkejut saat membuka mata, kemudian bangkit dari kasur dan bergegas membuka pintu kamar, kemudian berlari keluar mendekati sofa.
Ia tidak mendapati lagi Benjamin disana,
Bahkan tas bawaannya pun juga tidak ada lagi di atas sofa.
Secepat kilat Eric membuka pintu Apartemen nya dan berlari keluar ruangan, melewati lorong yg berbelok-belok tanpa dibantu tangga lift, yg dapat membantunya bertemu Benjamin lebih cepat dari dugaannya.
Ia terus berlari ke bawah sampai ia bisa bertemu lagi dengan Benjamin didepan lift, dibawah sana.
Tapi ia tidak menemukan Benjamin disana.
Eric ngos²an,
Untuk kedua kalinya ia harus mengulangi adegan yg sama.
Berlari dari lantai ke lantai, mengikuti lorong dan anak tangga menuju ke bawah, hanya untuk bertemu lagi dengan pujaan hatinya.
_
"Xiang Zhen!"
Eric terus mengawasi gerak gerik Ben di luar sana, di tepi jalan.
Ben baru saja masuk ke dalam mobil, mengunci pintu lalu memasang safety belt di dadanya.
Eric berlari secepat kilat, sebelum Benjamin menghidupkan mesin mobilnya.
Kali ini Eric sedikit nekat, melompat ke tepi jalan, saat Ben hampir membelokkan setir mobilnya ke badan jalan.
"Akh"
Mungkin itu lah kira² teriakan hati Dong Qin, saat lengannya beradu dengan dinding mobil Benjamin, saat Ben membantunya membuka kunci pintu mobil.
Ben tidak tahu entah apa yg dilakukannya, sehingga membuat Eric gigih masuk ke mobilnya tanpa berkata apapun juga.
"Jadikan aku 'wanita' mu Ben!" -ucap Eric dalam tindakannya.
Ia mendorong tubuh Benjamin ke belakang, melalui putaran jok dan membuka safety belt lalu menyandarkan tubuh Ben disana.
"Apa yg kau lakukan?"
Ben terus bertanya, melihat sikap Dong Qin yg membuatnya tergila-gila.
Eric mengangkat kaos Benjamin ke dada dan menikmati tubuhnya ke bawah.
Eughh
Ben melenguh, untuk pertama kalinya tubuhnya 'diburu'. Ia tidak dapat berucap apapun saat Eric menghisap jakunnya. Mencumbunya naik turun seiring dengan kecupan dan gerakan tubuh Ben yg menunduk, melihat jemari Eric pada bagian bawah tubuhnya.
"Ouh!"
Ben menggigit bibirnya dengan kuat, meremas rambut dan bahu Eric dengan semangat saat merasakan bagian bawah tubuhnya hangat.
'Ahh!'.
Eric mengerang, menengadah ke langit², berpegangan pada bahu dan dada Benjamin.
Menghunus, menghujam tepat dibelakang bottom nya..
Dong Qin terhenyak saat merasakan sensasi ini dalam tidurnya, ia berkeringat, bahkan sangat sulit bernafas.
Ia merasakan jemarinya yg sakit tiba-tiba lincah dalam tidurnya, memegangi sesuatu yg pernah ia sentuh sebelumnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
HOW TO BE YOURS (Benjamin & Zayn Eric) On going...
FanfictionMain role : Benjamin Tsang & Eric Liu Support : All Cast Genre : Boys Love ( BxB ) Chapter : PS. : Cerita ini terinspirasi dari series "The Only One", namun tidak ada kesamaan alur/nama cast yg ada di series. Semua cast memaka...
