32. Keberangkatan

229 6 3
                                        

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 14:00 Siang, yang mana waktu tersebut adalah keberangkatan yoonton berlibur awalnya mereka berangkat pagi namun penerbangan  nya bermasalah maka dari itu ada perubahan waktu.

Mereka akan pergi berlibur dan menenangkan pikiran dari ton,, setelah kejadian yang sangat mengejutkan dan membuat ton trauma.

Yoon tidak ingin anak dan istrinya mengalami masalah, apalagi saat ini ton sedang mengandung dua orang anak yang sedang bersemayam di dalam janin nya, ia ingin anak dan istrinya sehat dan hanya ada kebahagiaan yang ada.

Yoon akan menjaga dan merawat orang yang di kasihinya, ia ingin membuat keluarga yang sangat harmonis.

Semua orang mengantarkan kepergian dari yoonton tidak ada terkecuali,, karena mereka juga berharap agar ton dan cucu-cucu mereka dalam keadaan yang sehat dan tidak kurang sedikit pun, mereka tau sementara tidak aman jika ton masih ada d Thailand.

Yoonton berpamitan dengan semua nya, walau ada drama sedikit yang terjadi di antara mereka.

Back to story

Hikss.......hikss......hikss......
Mae, ma, pa, pho hikss....hikss....hiks...
"Ton menangis dengan terisak-isak"

Krap Luuk kesayangan kami...

Ton sangat sayang kalian, hikss....hiksss....kalian ikut na...hiks...hikss....

Mai,,, kalian ber senang-senang di sana dan ingat pesan ma jaga kandungan mu dengan baik na...

Krap ma,, ton akan menjaga dengan baik kandungan ton dan juga akan menjaga kesehatan.

Anak pinter, nanti kalau ada apapun langsung hubungi kami, karena kami sangat menyayangi kalian.

Krap lho"ucap ton"

Kalian tenang Yoon akan menjaga istri dan anak-anak Yoon dengan baik, kalian tidak perlu khawatir masalah itu, karena mereka adalah berlian yang Yoon punya permata indah yang sangat ber arti di hidupnya Yoon.

Setelah drama yang berlangsung, saat nya mereka menaiki pesawat yang akan membawa mereka pergi berliburan.

Yoonton melambaikan tangan kepada semua nya.

Bye bye...

Bye bye... Jaga diri kalian baik-baik

Krap....
Yoonton pun sekarang sudah berada di dalam pesawat, ton merebahkan dirinya di Pundak sang suami, hanya berada di samping sang suami ada rasa kenyamanan dan rasa aman.
Sedangkan yoon ia mengusap lembut rambut sang istri, tidak lama ton tiba-tiba tertidut mungkin itu juga bawaan dari sang buah hati, apalagi dia mengandung dua anak.
Yoon juga terlelap di sana tanpa sadar ia juga tertidur.

Sedangkan meen saat ini juga sedang menyiapkan hadiah special untuk sang kekasih, ia sangat mencintai ping ia akan menikahi ping saat nanti mereka pergi liburan.

Meen sudah memesan tiket untuk mereka pergi itu adalah kejutan pertama yang ia berikan kepada sang kekasih, meen tidak ingin menunggu terlalu lama lagi ia ingin segera menghalalkan ping menjadi istri nya.
Ya walau sekarang mereka kadang tinggal Bersama namun belum ada ikatan yang sah untuk orang tua meen ia sudah membecirakan hal itu semua dan mereka juga sudah setuju, sedangkan untuk orang tua ping juga sudah setuju, bukan hanya ketidak sabaran namun semua itu sudah di siapkan dan si pikirkan oleh meen jauh-jauh hari.

Beruntung semua orang tua mereka sudah menyetujui dan memberikan restu kepada anak-anak mereka, hal itu membuat meen sangat senang ia tidak mengalami hambatan apapun untuk secepatnya mempersunting sang kekasih hati.

Saat sudah mengantarkan yoonton ke bandara, meen dan ping juga akan pergi hal itu membuat ping terkejut.

Sayang….kita mau kemana? Bukan kah kita pulang?” ping masih terkejut akan kelakuan sang kekasih”
Mai sayang nya phi, kita juga akan pergi liburan, dan mengenai barang-barang dan segala macam sudah disiapkan jadi kita tinggal pergi”meen mengatakan tanpa adanya rasa bersalah, karena ia ingin membuat kejutan”.

Kok gak bilang-bilang terlebih dulu”ping masih dalam kebingungan”

Sayang tenang ya, phi sudah meminta izin  sama orang tua phi dan juga orang tua nya kesayangan phi ini, mereka tidak keberatan jika hanya pergi liburan, kan sayang kalo gak jadi tiket dan penginapan sudah di pesan kan mubazir  jadinya.”meen dengan wajah yang di buat-buat sedih”.

Ia deh ia ketimbang sayang, dan juga sudah di setujui semua orang kita pergi, tapi masa aku hanya makai pakaian ini sih”saat ini ping hanya memakai baju kaos biasa  dan dipadukan blazer pink.
Kamu sudah cukup manis sayang juga sudah cantik kok” meen  membujuk sang kekasih agat tidak merasa insecure”.

Berbeda terbalik dengan ping, meen tampilan nya sangat menawan dan tampan ia berpakaian sangat rapi seperti orang yang ingin pergi.
Ping dan meen pun juga pergi karena keberangkatan mereka tinggal sepuluh menit lagi, mereka juga permisi kepada semua orang bahwa mereka akan pergi liburan.
Hal itu di angguki oleh semua orang.
Ping sebenarnya sangat senang ia bisa liburan, namun liburan tanpa persiapan dari dirinya, hanya sang kekasih yang menyiapkan itu semua, hal itu menjadi mood nya sedikit rusak tapi Namanya kejutan bagaimana lagi ya ia terima dengan lapang dada.

Meen dan ping sudah check in mereka pun segera memasuki pesawat yang akan membawa mereka ke negeri ginseng tersebut, meen akan membawa ping ke korea yang mana disana juga mereka akan melaksanakan pernikahan.
Ia ingin membuat sebuah momen yang tidak akan pernah bisa dilupakan oleh sang kekasih hati.

Di dalam pesawat ping hanya diam sambil menyandarkan kepala di Pundak sang kekasih, di dalam hatinya berkata ia sangat beruntung bisa mendapatkan seorang  kekasih seperti meen hanya berawal dulu ia menolong ton yang sedang memerlukan bantuan di Tengah jalan yang mana dulu yoon mengalami kecelakaan dan berakhirr ia bisa kenal dengan meen yang membawa hubungan mereka sampai sekarang.

Ton adalah sumber kebahagiaan dan sumber pembawa keberkahan.
Watu semakin berjalan, saat ini yoonton sudah sampai mereka pun langsung menuju rumah yang sudah ia siapkan untuk ton, karena ia akan sementara menetap di sana, mungkin sampai ton akan melahirkan, karena ia ingin memulai kehidupan baru  juga tempat baru agar pikiran nya tidak mengingat pekara dan masalah yang ada di Thailand.

Mungkin di tempat baru semua nya akan merasa sangat menyenangkan. Ton sanga Bahagia dan ia  tidak lupa selalu bersyukur atas apa yang telah ia dapat dan diberikan.

Hal terindah yang ia dapatkan selain suami yang sangat tampan, juga ia sangat menyayangi nya dengan sepenuh hati, ton langsung memeluk yoon dan mengucapkan terima kasih banyak.

Rumah yang mereka diami adalah Impian yang di inginkan oleh ton Dimana mereka memiliki taman bunga di samping halaman dan juga sebuah gazebo, banyak pepohonan dan bunga-bunga yang asri terdapat di sana itu adalah rumah Impian ton dan yang berhasil mewujudkan adalah yoon sang suami yang ia cintai dan sayangi ayah dari anak mereka.















TBC...........

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 04, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Please Love MeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang