•••
” Jo... Kau yakin? I-ini aku merasa aneh. ” Ethen menatap Jonathan yang kini memakai sarung tangan oprasi dan juga masker yang ia pakai, serta Ethen yang sudah Jonathan baringkan di tabung.
” Tidak papa En, ini demi dirimu. Agar kita, terbebas dari Midori. ”
” Itu benar Ethen. ” Etnan berdiri di depan Jonathan, namun Ethen hanya memasang senyum simpul.
” Aku akan memulai oprasi perpindahan jiwanya. ”
” Jo... A-aku percaya padamu. ” Ethen kembali memasang senyum yang berusaha dia pertahankan sedari tadi, perasaan Ethen tentang apa yang Jonathan ini agak kurang meyakinkan.
Namun Ethen tidak bisa menolak permintaan Jonathan, Jonathan tersenyum teduh di balik maskernya.
” En... Aku akan berusaha sebisaku, percayalah ini akan berhasil. ” Ethen hanya mengangguk dengan ragu, di mana Daddy dan Mommy mereka? Jawabannya 2 hari sebelumnya Shani menghilang, dan Daddy mereka mencari. Sedangkan pernikahan Jonathan dan Ethen tinggal 3 hari lagi.
Oprasi di mulai, dengan sangat telaten dan sangat berhati-hati Jonathan melakukan pengetikan di komputer serta beberapa zat kimia yang ia berikan pada infus Ethen.
Etnan terus memantau, dia hanya datar memandang Ethen yang dalam tabung. Dengan senyum miring dia memandang Ethen dan terus membatin hal yang seharusnya tidak dia lakukan.
” Profesor Jonathan, jaringannya tiba-tiba menghilang. ”
” Profesor ada kesalahan! ”
” JANGAN BERHENTI BEROPRASI, SEBENTAR LAGI... Aku yakin... ”
” Tapi... Jika tidak di hentikan maka—
” DIAM DAN LAKUKAN! ” Bentak Etnan, para profesor terdiam di kala Etnan sudah berbicara. Jonathan dengan hati-hati terus berjuang.
Tit... Tit... Tit...
” B-Berhasil... Perpindahan jiwanya berhasil! ” Jonathan tersenyum riang, para profesor berdengus lega.
*KESALAHAN*
Komputer besar itu mati dan hanya ada satu kata yaitu 'Kesalahan' Jonathan panik, begitupun semua profesor.
” Profesor... Tuan Ethen di nyatakan koma. ”
Deg.
Flashback off.
Hangat dan nyaman, Qasta kini bergeliat manja di dalam pelukan Mean. Dia tidak mau pemandangan yang dia pandang beberapa hari yang lalu terjadi lagi, dia juga tidak mau jauh-jauh dari Mean.
[ Aku akan menelfon seseorang. ]
” Jangan pergi! ”
Mean tersentak kaget, dengan heran dia berbalik menatap Qasta. Qasta yang menyadari tatapan aneh Mean langsung membelalakan matanya dan menutup semua tubuh nya menggunakan selimut, Mean mendekati.
” Apa dia baru saja berbicara? ” Heran Mean, Mean perlahan pergi dengan heran.
’ Hampir saja ketahuan. ’
Beralih ke Mean, kini pemuda itu menelfon Zoy untuk bertanya pasal Jonathan, sebab beberapa hari ini Jonathan tiba-tiba menghilang bak di telan bumi.
” Cari cepat, hanya dia yang bisa mengeluarkan Papa dari tubuhku. ” Titah nya lalu mematikan ponsel, Mean kembali berdengus kesal dia perlahan memasuki kamar menatap Qasta yang mengintip di balik selimut putih nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mine S2
General FictionS2 dari 'Mine' Bagi yang belum baca S1 di sarankan untuk membaca terlebih dahulu.
