Chap 20

106 6 1
                                        

•••

” Ayah! ” Bocah yang berumur 12 tahun itu memeluk sang Ayah, dengan sangat antusias dia duduk di pinggir sang ayah.

” Kenapa? ” Tanya Pria paruh baya, pria itu tersenyum menatap putranya.

” Ayah cepat sembuh, aku sendiri di rumah. ” Pintanya, sang ayah hanya terkekeh kecil. Dia menatap langit yang indah dengan awan, mereka kini di taman suatu rumah sakit.

” Jika ibu masih ada, mungkin aku tidak akan sebosan itu. ” Bocah itu menunduk sedih, 2 tahun lamanya ia di tinggal sang ibu. Dan ayah nya malah jatuh sakit di rumah sakit selama 5 bulan terakhir.

” Wira... Kau bosan? Mau ayah ceritakan masa saat ayah bertemu ibu mu dulu? ” Ujar sang Ayah, Wira mengembangkan senyumannya.

” Ya! Ceritakan semuanya. ” Pintanya, Ayah nya mengelus kepala Wira.

” Dulu... Ayah hanyalah orang biasa, yang bekerja dengan pekerjaan kotor. Saat ayah terpuruk, di sanalah ibu mu datang. Ibu mu memberikan modal untuk ayah membangun usaha, lalu ayah bisa mendirikan perusahaan menjadi maju. Setelah itu, ayah menikah dengan ibu mu. Lalu hidup bahagia, sampai kau muncul terus akan hidup bahagia walau ajal menjemput. ”

” Ayah bekerja dengan pekerjaan kotor? Maksudnya apa? ”

” Ayah, bekerja tidak bermoral. Pekerjaan ayah adalah mencuri, Wira tidak boleh mencuri, ok? ”

” Ya, ngomong-ngomong. Ayah terpuruk karna apa? Apa karna Ayah masuk penjara karna mencuri? ”

” Mungkin iya, tapi tidak itu saja. Saat umur ayah masih 20 tahunan ke atas, ayah menemukan seorang anak muda. Namanya Kean, waktu itu dia kelaparan sambil menangis. Ayah kasihan, lalu ayah tawarkan dia dengan pekerjaan Ayah yang tak bermoral itu. Dia mau, sampai bertahun lamanya kami bekerja sama. Namun, pemuda itu malah tiba-tiba saja menghilang, Ayah tanya dengan boss ayah namun boss ayah hanya menjawab bahwa dia tidah tahu.

Tidak lama, tiba-tiba pasukan polisi mengebrak kami dan Ayah masuk penjara. Ayah dengar, polisi yang memimpin mereka adalah Alfindra Alexandra. Mendengar nya saja Ayah sudah merinding, dan tiba-tiba saja Ayah keluar dari jeruji besi itu. Dan saat keluar, satu orang wanita sudah menunggu, dan itu adalah ibu mu. ”

” Kisah yang romantis. ”

” Hahahaa... Kau ini. ”

” Kean? Dia menghilang, apa dia di culik? ”

” Tidak, dia menghilang begitu saja. Benar-benar menghilang, sampai sekarang. Ayah berharap bisa bertemu dengannya lagi, walau susah. Namun, Ayah ingin minta maaf karna tidak bisa membantu nya saat dia kesusahan dulu. ”

” Ayah sepertinya sangat merasa bersalah, dengan Kean. ”

” Tentu saja, dia itu pemuda yang manis dan baik. Bahkan, di usianya yang seharusnya belajar. Dia malah banting tulang demi nenek nya. ”

Wira hanya tersenyum manis, bocah itu kembali menatap langit. Ia bisa membayangkan betapa baik nya pemuda bernama Kean itu, sampai-sampai ayah nya tidak pernah melupakan nya.

Tahun demi tahun berlalu, kini Wira menginjak usia ke 16 tahun. Ayah nya tidak pernah keluar dari rumah sakit akibat penyakit nya yang parah, sehingga tidak di persilahkan pulang selama bertahun-tahun itu.

” Tuan Muda, anda mau kemana? ”

” Aku akan menemui Ayahku, sementara itu. Jaga rumah, oh ya, kau tak perlu memasak untuk makan malam. Aku tidak akan pulang malam ini. ” Titah nya, Maid hanya menunduk sembari mengangguk.

Mine S2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang