Chapter 26

103 4 1
                                        

•••

” M-Midori. ” Jonathan terduduk lemas, sedangkan Zoy menatap siaga pada jiwa yang tengah mengendalikan tubuh yang ia siapkan untuk Mahen.

” Pantas saja tidak asing, ternyata kau... ” Midori mulai keluar dari tabung, ia berjalan mendekati Jonathan yang terduduk di lantai dengan air mata yang telah mengalir di mata nya.

” Puas? ” Tanya Midori, ia berjongkok di depan Jonathan.

” Huh... Jo-jo, kau buang aku dari tubuh Ethen. Dari awal sudah ku katakan, Ethen bertahan hidup karna aku. Tetapi kau, menghilang kan kehidupannya, Ethen sudah mati kan? ”

Deg.

Hati Jonathan terasa sakit mendengar nya, ia lalu menatap mata Midori. Hangat, seketika Jonathan melepaskan rasa kesal dan pedih nya selama ini. Ia menangis histeris di depan Midori, Midori tidak jahat kepadanya maupun Ethen.

Tetapi, Jonathan tidak suka jika hubungan ia dan Ethen tidak ada privasi nya. Ia ingin berdua dengan Ethen, tetapi Jontahan tak bisa karna adanya Midori di dalam tubuh sang Alpha. Jonathan kesal, dan memaksa Ethen untuk melakukan oprasi itu.

” H-hiks... Ma-maaf kan aku. ” Rengeknya sembari terus menangis, Midori menghela nafas. Ia melirik Kean, lalu pria itu tersenyum.

Saat ia tahu jika ia berada di tubuh Mahen, dia sangat tidak suka, karna Mahen memiliki Omega yaitu Kean seperti Ethen memiliki Jonathan. Ia tidak mau di buang lagi, al hasil dia sering sekali ingin menguasai tubuh Mahen dan membunuh Kean. Namun ternyata di dalam tubuh Mahen bukan hanya ada dirinya, tetapi ada juga Kio yang selalu melindungi Kean setiap kali emosi Mahen meluap.

Midori dapat melihat perilaku Kio pada Kean, dari sana ia sadar, jika tubuh yang sekarang ia tempati begitu menyukai Omega itu. Di saat ia sudah pasrah, tiba-tiba saja Midori tertarik dan mengendalikan tubuh Mahen.

Pas sekali saat Mahen mencari keberadaan Kean yang lari dari Mansion.

” Aku... Sudah rela Jo. ” Ucap Midori, ia mengelap air mata Jonathan.

” Aku ingin kembali ke tubuh Ethen, aku ingin kembali ke tubuh ku. ”

” Hiks maafkan aku... ” Midori tersenyum miring dan mengangguk.

Bruk.

Tubuh Mahen ambruk seketika, membuat Zoy yang melihat nya panik dan menghampiri tubuh tuannya. Sedangkan Jonathan sudah termenung dengan mata kosong nya.

” Jonathan—

” Ha-hahaha... ” Zoy mengerutkan keningnya di saat Jonathan tertawa seperti orang gila, dia menangis tapi tawanya tak henti-henti.

” Jonathan! ” Zoy hanya bisa berdecak kesal, ia langsung membantu tuan nya untuk kembali masuk ke dalam tabung. Pria tua itu lalu mendekati Jonathan dan mencengkram kuat lengan pemuda itu lalu membawa nya keluar.

Sudah seminggu mereka masih terbaring koma di dalam tabung, hanya tubuh Mahen yang semakin membaik. Pria itu malah sudah bangun ke esokan hari nya, tetapi yang lain masih belum bangun meski waktu telah seminggu berlalu.

" Apa jadi nya Atthaya dan Alexandra jika tau mereka hilang selama seminggu ini. ” Ucap Mahen, ia menghisap rokok nya sembari menatap ke-4 pemuda yang merupakan keturunan keluarga nya.

” Zoy. ”

” Ada apa? " Zoy mendekati Mahen ketika di panggil, di dalam ruangan oprasi itu tak ada yang boleh masuk kecuali Zoy dan Mahen.

” Beri kabar kepada Melan jika putranya bersama ku. ” Titah nya, Zoy mengangguk mengerti lalu pergi. Mahen lalu berjalan ke tabung Kean, dirinya memandang tubuh yang terbaring koma itu.

Mine S2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang