[12]

548 76 4
                                        

Update guys! Lama tak bersuo. Kita kasih romance tipis-tipis ya. Selamat membaca!

---

---Flashlight [Lilynn]---


Bel istirahat telah berbunyi lima menit yang lalu. Beberapa siswa telah berhamburan keluar, ada yang menuju kantin, taman sekolah, atau lapangan. Suasana koridor dipenuhi suara tawa dan langkah kaki yang bersahut-sahutan. Namun, tidak sedikit juga yang memilih menetap di kelas, termasuk Delynn dan Lily.

"Delynn..." panggil Lily, sambil menoleh ke arah sahabatnya yang tengah mengatur buku di mejanya.

"Iya?" jawab Delynn sambil melirik.

"Kita nggak ada rencana keluar?"

"Kamu lapar, Ly?"

"Belum sih." Lily mengangkat bahunya, matanya menyiratkan rasa bosan.

"Kita ke perpustakaan aja, mau?" tawar Delynn dengan nada lembut.

Lily tersenyum kecil. "Boleh, ayo!"

Keduanya bangkit dari tempat duduk mereka, merapikan buku-buku di meja sekilas sebelum beranjak keluar dari kelas. Langkah mereka santai namun mantap, melewati koridor yang ramai dengan siswa-siswa yang sibuk dengan tujuan masing-masing. Tangan mereka saling bertautan, sebuah kebiasaan kecil yang menunjukkan kedekatan mereka.

Setibanya di perpustakaan, udara segar dan tenang langsung menyambut mereka, kontras dengan hiruk-pikuk koridor tadi. Rak-rak buku yang tinggi menjulang penuh dengan koleksi, dan cahaya matahari yang masuk melalui jendela besar membuat suasana terasa damai. Mata Delynn dan Lily langsung dimanjakan dengan tatanan buku yang rapi dan suasana yang menenangkan.

Lily menarik tangan Delynn pelan. "Aku mau lihat novel-novel baru, yuk!"

Delynn mengangguk dan mengikuti Lily yang sudah lebih dulu berjalan menuju rak novel. Mata Lily berbinar saat melihat beberapa judul menarik, jemarinya menyusuri punggung buku sebelum akhirnya menarik satu.

"Delynn, ini bagus gak ya?" tanya Lily sambil menunjukkan sampul buku berwarna pastel.

Delynn melirik sebentar. "Aku belum pernah baca, tapi kalau kamu tertarik, coba aja."

Lily tersenyum. "Oke, aku pinjem ini aja."

Setelah mengambil buku masing-masing, mereka menuju meja di sudut perpustakaan yang cukup sepi. Lily membuka novelnya dengan semangat, sementara Delynn lebih memilih membaca buku sejarah.

Beberapa menit berlalu dalam keheningan yang nyaman, hingga Lily menutup bukunya dan menatap Delynn. "Del, kamu suka baca buku kayak gini?"

Delynn menoleh sekilas. "Lumayan. Aku lebih suka yang ada fakta sejarahnya sih."

Lily mengangguk paham. "Berarti kamu suka cerita yang berdasarkan kejadian nyata, ya?"

"Kurang lebih gitu." Delynn tersenyum tipis. "Kalau kamu, lebih suka cerita yang ringan dan menghibur?"

"Iyaaa, aku suka yang bisa bikin senyum-senyum sendiri."

Delynn menahan tawa melihat ekspresi antusias Lily. "Makanya kamu suka novel romance, ya?"

Lily mengangguk penuh semangat. "Iya! Eh tapi…" Lily mendekat sedikit, menatap Delynn penuh rasa ingin tahu. "Kamu sendiri suka baca cerita romance nggak?"

Flashlight [Lilynn]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang