🚫FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA! HARAP BIJAK SAAT MEMBACA CERITA INI‼️
Nama yang menyandang gelar GELORA DAN API itu memang sulit untuk didefinisikan.
Keduanya sama-sama menyalakan kobaran dendamnya masing-masing.
Bagi Gelora, Api itu cowok...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hi, Chictaa is back!
Like and comment, gengs. Jangan sampai ketinggalan!🙌🏻
Selamat membaca.
***
Ke-enam anggota inti Treezgar berkumpul di tempat yang di penuhi oleh beberapa senapan senjata tajam yang berada di ruang investigasi milik Yudha Manggala.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Malam ini adalah malam yang sangat menegangkan tentunya bagi beberapa dari mereka. Karena pertemuan ini tanpa adanya rencana lebih dulu, ini semua di buat seolah mendadak secepat kilat oleh Yudha Manggala.
Ruangan yang kedap suara. Ditambah, dengan tatapan Yudha Manggala yang seperti ingin mengintimidasi mereka.
Yudha Manggala menatap mereka satu-persatu. "Kalian tau kenapa kalian saya kumpulkan disini?" tanya Yudha Manggala. Namun, beberapa dari mereka hanya diam dan saling memandang satu sama lain.
"Mungkin, beberapa dari kalian cukup tau dengan ruangan ini. Ruangan yang tidak sembarang orang boleh masuk, kecuali ada keperluan penting. Dan, mempunyai masalah yang besar dengan saya," lanjut Yudha Manggala terdengar tegas dan menindas.
"Belakangan ini banyak sekali informasi tentang kalian yang saya dapatkan dari beberapa sumber. Termasuk, kerusuhan yang terjadi di sekolah SMA Angkasa," Yudha Manggala melihat kearah mereka tentunya dengan pandangan kecewa.
"Saya benar-benar kecewa dengan kalian. Tindakan kalian sangat memalukan buat saya! Bukan hanya buat saya, tetapi buat nama baik Treezgar. Apa Kalian tidak memikirkan dampak dari kejadian itu semua?! HAH!" intonasi suara yang Yudha Manggala keluarkan lebih tinggi dari sebelumnya. Suara tegas serta marah itu seakan menyatu dengan ruangan ini.
"Satu masalah saja kalian belum bisa menanganinya dengan baik. Dan, ditambah kalian membuat kerusuhan disekolah. DIMANA OTAK KALIAN?!" bentak Yudha Manggala tak terkontrol dengan memukul meja didepannya. "Masalah kalian dengan Hitworld itu bukan masalah yang sepele, ini menyangkut keutuhan Treezgar. Kalian semua itu masih tanggung jawab saya! Kalian nggak bisa berbuat semaunya sendiri disini. Semua yang kalian lakukan itu sudah melanggar aturan yang saya perintahkan."