🔞
🐺🐮
Jeongwoo akui, mahasiswa-mahasiswa baru kampusnya tahun ini banyak yang cantik dan mempesona. Lelakinya pun tak luput, sudah beberapa kali ini Jeongwoo menjumpai maba lelaki yang begitu cantik saat ia menjadi panitia penyambutan mahasiwa kemarin.
Apalagi yang bernama So Junghwan itu.
Junghwan, mahasiswa manajemen yang begitu menarik perhatian Jeongwoo sejak pertama kali bertatap mata. Anak itu juga tampak ramah dan banyak bicara, cepat berbaur dengan teman seangkatan maupun tingkat diatasnya. Tak heran banyak kakak tingkat yang menaruh hati, termasuk Jeongwoo.
Byur!
"bisa kering mata lo ngeliatin dia segitunya"
Jeongwoo ternganga sambil mencopot kacamatanya yang basah. Ia baru saja disiram jus jeruk oleh sang kakak tingkat, Park Jihoon, saat sedang asik-asiknya melihat Junghwan dari sudut kantin.
"kenapa, cupu? lo juga suka sama Junghwan, hah?" kekeh Jihoon, melirik kearah pandangan Jeongwoo.
"eh Junghwan itu calon pacar gue, nanti baru gue kasih kalo gue udah pake, paham? gue hajar sampe bonyok kalo lo ketauan sekali lagi ngeliatin dia"
Jihoon berlalu, diikuti teman-temannya menuju meja Junghwan. Suara cekikikan tertahan terdengar dari seluruh sisi kantin, menertawai Jeongwoo yang basah kuyup. Sehari-harinya memang Jeongwoo mendapat perlakuan hina dari Jihoon, tetapi kali ini ia marah mengetahui lelaki brengsek itu berniat mempermainkan Junghwan.
"hai cantik~ lo kok makan gak ngajak gue, udah lupa ya sama kakak-kakaknya? kita baru kenalan sebulan lalu padahal" sapa Jihoon, merangkul mesra Junghwan.
"gue inget kok, kak Jihoon kan? terus ini kak Junkyu, sama kak Yoshi"
"keren ji, dia inget loh! udah bisa lah lo berdua ini mah, tunggu apa lagi sih?" goda Yoshi.
"kak Yoshi apaan sih, aneh-aneh aja"
"lain kali kita harus minum bareng hwan, si Jihoon punya banyak kenalan perusahaan yang beken-beken di Seoul. gue yakin lo laku banget pasti didepan temen-temen kita"
"minum-minum?? ih mau bangeet, beneran ya gue diajak?"
"aman, serahin aja ke gue, Park Jihoon."
Tangan Jihoon yang semula di pundak Junghwan, diam-diam masuk kedalam jaket dan meremas dada lelaki manis itu ketika semuanya tengah asik bercanda. Junghwan agak kaget, menoleh kearah Jihoon yang mengedipkan mata kearahnya.
Itu apa tadi..
Jeongwoo yang diam-diam melihat kejadian itu, tak sadar tangannya mengepal kesal. Beraninya Jihoon melecehkan Junghwan seperti itu, membuat amarah Jeongwoo mendidih dikepala.
Brak!
Jeongwoo spontan berdiri dan menggebrak mejanya supaya aksi mesum tersebut terhenti, tetapi ia malah mendapat tatapan tajam dari murid seisi kantin. Malu, Jeongwoo tidak jadi melabrak kakak tingkatnya itu dan langsung kabur keluar kantin.
🐺🐮
Benar saja. Semakin hari, semakin gencar Jihoon menempeli Junghwan, yang entah sejak kapan sudah menjadi kekasihnya. Menjemput sepulang kuliah, mengajaknya keluar sampai malam, makan bersama di kantin, dan lainnya. Karena hal itu pula, Junghwan jadi semakin populer dikampus. Punya banyak koneksi, selalu menjadi pembicaraan, kehidupan kuliahnya terasa begitu mudah.
"iya deh. lo punya duit, lo yang punya kuasa"
Jeongwoo mengeluh sambil bertopang dagu, melihat Jihoon dan Junghwan bahkan bermesraan di tempat sedamai perpustakaan. Mereka sering kesini karena tidak banyak yang mengunjungi perpustakaan kalau bukan musim ujian, tetapi tidak dengan kutu buku seperti Jeongwoo yang hanya punya dua pilihan.
YOU ARE READING
Vehement [WooHwan]
FanfictionWooHwan Oneshot. 🔞 Jeongwoo, Dom Junghwan, Sub bakwanseember, 2024.
![Vehement [WooHwan]](https://img.wattpad.com/cover/353559691-64-k361822.jpg)