🔞
🐺🐮
"lo serius udah punya pacar lagi??? lah Eunchae mau dikemanain??"
Junghwan mengendikkan bahu cuek, melepas perban tangannya seusai latihan. "au, dimakan tikus kali"
"bukannya kemaren lo baru aja dikenalin ke nyokapnya.."
"terus?"
"ya lama dikit kek pacarannya, lamaan kredit motor daripada hubungan lo berdua"
"kayak gue peduli aja"
Woonhak menggaruk-garuk kepala tak habis pikir. Entah berapa kali putus nyambung hubungan Junghwan dengan perempuan atau laki-laki yang ia kencani hingga menghitung pun tak sudi, tetap saja tak kunjung terbiasa Woonhak menghadapinya. Yah, mungkin hal itu sudah menjadi rahasia umum, sebab yang beredar adalah Junghwan begitu terobsesi menjadi dominan. Apakah betul?
"bener, kenapa?"
"punya banyak pacar emang bisa bikin lu jadi dominan?"
"bukan soal kuantiti, tapi soal seberapa lama mertahanin posisi"
"kalo gitu pacarannya sekali aja monyet"
"lah suka suka gue?"
Woonhak manyun. "orang orang mah malah kepengen jadi submisif ege. enak bisa morotin, bisa manja manja, nangis guling guling aja ada yang ngebujuk"
"ah males. dah muak dibilang lucu, bocah, kecil, mungil, padahal badan gue aja sekeker ini. yeuhhh giliran liat ukuran kontol gue aja pada keder"
"segede pulpen juga kagak noh batang"
Junghwan kesal dikatai, melempar gulungan perban kain mengenai jidat Woonhak. Sebenarnya apa yang ia katakan tidak sepenuhnya salah. Siapa yang tak mengenali badan gagah berotot milik sang atlet tinju Junghwan, yang selalu mengundang decak kagum itu?
Bruk!
"woi! punya mata gak?"
Jeongwoo, yang baru saja diteriaki Junghwan karena bersinggung bahu nampaknya tak niat menggubris, mengambil sebotol air putih di kulkas. Setelah mengambil pun Jeongwoo langsung berlalu tanpa mengucap apa apa.
"tuh, dominan tuh kayak gitu hwan. gak perlu banyak omong tau tau dikejar cewek, gak sering sering mejeng tapi machonya diakuin" Woonhak malah mengompori.
"ck, jadi lu bela dia apa gue?"
"iye iye gak. dah pulang yuk, dah malem. takut digigit hantu blawu pas dijalan"
Sementara Junghwan dan Woonhak keluar dari pintu itu, tak lepas dari tatapan Jeongwoo yang duduk memperhatikan dari jauh. Ia tak mengerti kenapa Junghwan begitu terlihat membencinya, padahal merasa pernah berurusan atau kenal saja tidak.
"ngapa lu liatin Junghwan terus? kalo mau kenalan mah bilang" tanya Hanni, duduk sambil meluruskan kaki disebelah Jeongwoo.
"yaelah han, bergetar bumi ini kalo mereka akur mah" kata Minju ikut nimbrung.
Jeongwoo mendengus. "kagak gue mah biasa aja"
"dia sekarang macarin adek sepupu lu. heran dah kayaknya semua orang mau jadi pacar dia, kecuali gue ya"
"terus lu maunya ama siapa"
"ama lu hehe" ycap Hanni dan Minju cengengesan bersamaan.
Jeongwoo tidak menjawab lagi setelah itu, juga bersiap siap pulang karena pagar asrama sebentar lagi ditutup. Walaupun penjaga juga tau ia sering pulang sedikit terlambat dibanding penghuni lainnya, tetapi karena sudah mendekati lomba 3 minggu lagi, mau tidak mau Jeongwoo harus berlatih lebih lama dari sebelumnya dan tidak bisa meminta kelonggaran lagi.
YOU ARE READING
Vehement [WooHwan]
FanfictionWooHwan Oneshot. 🔞 Jeongwoo, Dom Junghwan, Sub bakwanseember, 2024.
![Vehement [WooHwan]](https://img.wattpad.com/cover/353559691-64-k361822.jpg)