72 | Accident On the Same Day

442 10 0
                                        

Cepet update nihh
Kali ini bikin dagdigdug serrr

Ramein dulu yaw🔥🔥

Happy Reading!

***

Andra sudah membayangkan, bagaimana dinner-nya bersama Anaya berjalan dengan lancar

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Andra sudah membayangkan, bagaimana dinner-nya bersama Anaya berjalan dengan lancar. Bagaimana kejutan-kejutan kecil yang dia berikan sampai dimana Andra menyiapkan kejutan lain dibalik kotak putih berukuran kecil yang isinya sebuah cincin untuk melamar Anaya, ya melamar menjadi istri untuk anak-anaknya.

Namun, harapan tersebut semuanya sirna, kejutan semua itu hanya bisa ditaruh di atas mejanya yang dia pandangi sepulang mengantar Anaya pulang.

"Are you okay, Dra?" Andra hanya menanggapi dengan berdeham, sementara Chris yang duduk di kursi hanya heran. "Anaya kan udah pulang, kok lo malah ngelamun, sedih gitu, gara-gara nggak jadi dinner, ya?"

"Anaya ngajak gue taruhan, Chris." Chris mengernyitkan dahinya tidak paham. "Taruhan kalo gue beneran ayah kandung Natan, Anaya bakal nerima gue, dan seandainya bukan, kita bakal jalanin hidup masing-masing."

"Hah, itu lo setuju?" Andra mengangguk. "Kenapa lo setujuin? Apa lo mau nyuruh gue lagi manipulasi hasil kalo seandainya bukan?"

"Nggak." Andra tidak mau memaksakan kehendak hati seseorang lagi, Andra sudah memutuskan. "Gue bakal nyerah, kalo hasil itu menyatakan gue bukan ayahnya, gue uda bener-bener lelah, gue mau biarin dia bahagia dengan caranya, dan gue ... gue cuma bisa merhatiin dia dari jauh aja, mastiin dia aman dan nemuin cowok yang bisa bahagiain dia."

"Tapi dia besok bakal date sama cowok, lho, lo masih mau cari celah?"

"Gue cuma mantau dari jauh aja." Andra teringat akan sesuatu hal. "Kapan hasil tes DNA-nya?"

"Senin, kita tes, gue nanti yang minta sampel ke rumah Anaya, nanti hasilnya dikirim ke rumah yang di Sevielle, ke rumah bokap lo, gue udah minta tolong biar Gaby yang terima, soalnya apartemen lo kan kosong, takutnya dikirim pas jam kerja."

"Yaudah, gue bakal ambil cuti." Andra menepuk lutut Chris. "Lo ikut gue juga lah balik ke Sevielle."

"Iya, semoga hasilnya bener ya, mendadak jadi Ayahandra," ledek Chris.

"Sialan lo!" umpat Andra yang pergi mengambil sesuatu dari dalam lemari kabinetnya. Andra mengeluarkan dua botol kaleng yang membuat Chris langsung paham. "Temenin gue minum."

"Sifat lo bener-bener nggak ilang, ya! Obat patah hati lo cuma minuman gini terus," cibir Chris terpaksa menerima.

"Besok libur ini."

"Jangan lupa, kita mesti ke Yoa Kafe besok pagi, lo harus tau siapa pria yang kencan buta sama Anaya!" perintah Chris.

IYA BAWEL!

GALANDRA - (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang