25

807 100 37
                                        






Hai i'm back!!




































Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam ketika mobil Jungwon berhenti di salah satu perumahan elit milik Danielle. Lebih tepatnya milik orang Tua Danielle. Suasana yang agak canggung entah kenapa mendadak dirasakan oleh kedua anak muda didalam mobil tersebut.

Walaupun mobil sudah berhenti sejak beberapa menit yang lalu, Danielle seperti enggan untuk beranjak dari dalam mobil. Bahkan sabuk pengamanannya tak kunjung ia lepas, hal tersebut membuat Jungwon ke binggungan dan Canggung.

Tak ingin suasana aneh itu bertahan berlarut-larut, Jungwon berdehem pelan matanya melirik Danielle yang sekarang ketara sekali sedang gelisah. Tangan lentik gadis itu saling meremas satu sama lain. Ia juga kedapatan mencuri pandang beberapa kali ke arah Jungwon.

"E... Kita sampai" Ujar Jungwon memecah kecanggungan.

"Em... Iya... " Saut Danielle pelan, seraya bergerak melepaskan sabuk pengamanannya. Lalu setelah berhasil melepaskan sabuk pengamanannya, Danielle menoleh menatap Jungwon. Bibir bawahnya ia gigit gugup. Kemudian Danniel mengatakan sesuatu yang mana itu berhasil membuat Jungwon terkejut bukan main.



Jantungnya berdetak kencang.



















"Jungwon apakah kamu mau mampir? "





Padahal jelas di dalam rumah sedang tidak ada siapapun.




























Ting nong~~






Di pencetan ke tiga, pintun Apartement itu akhirnya terbuka dengan menampilkan sosok Lee Heeseung dengan kaca mata bacanya. Tampak tampan, dewasa dan sangat menawan. Jungwon bahkan sampai terpukau melihatnya.

"Tumben malem banget? " Kata Heeseung sambil melirik jam di pergelangan tangannya.

Bulu mata Jungwon bergetar ketika ia mengerjap beberapa kali , dengan gerakan canggung tangannya menggaruk tengkuknya.

"E...itu...Ada sedikit kejadian... "

Heeseung menaikan sebelah alisnya " Kejadian? " Heeseung nampak sangat penasaran. Ingin menanyakan lebih lanjut tapi nampaknya Jungwon tidak ingin membahasnya lebih lanjut. Jadi Heeseung memilih untuk menelan rasa penasarannya.

"Masuklah, Jiwon sudah tidur bersama dengan Jihan" Heeseung menggeser tubuhnya kesamping agar Jungwon bisa masuk kedalam Apartemennya.

Hari ini Jungwon memang menitipkan Jiwon bersama dengan Heeseung, karna kebetulan Heeseung sedang mengambil hari cutinya.



Keduanya memasuki kamar bernuansa biru muda dengan banyaknya boneka dan poster karakter barbie didalamnya. Itu kamar Jihan.

Jungwon berjongkok disamping Jiwon yang nampak lelap dalam tidurnya. Senyum lembut terbit, dengan gerakan lembut Jungwon mengangkat Jiwon kedalam gendongnya.

"Makasih ya Kak udah mau jagain Jiwon, besok aku traktir makan setelah pulang kampus" Jungwon tersenyum tulus menatap Heeseung yang senantiasa mengekorinya.

Tangan kekar Heeseung terangkat mengusap lembut puncak kepala Jungwon. Senyum lembut terukir di bibirnya.

"Kakak tungguin"

Jungwon menganggukkan kepalanya.

"Ya udah kalau gitu aku pulang dulu, selamat malam Kak Heeseung"

"Selamat malam Juga Jungwon... "

Begitu malam seorang Lee Heeseung berakhir, dengan senyuman puas Heeseung menutup matanya. Menunggu hari esok untuk kencan pertama mereka. Ia dan Jungwon.

Itu bisa di anggap sebagai ajakan kencan kan?








"Ahhh gak sabar buat besok, enaknya habis makan jalan kemana ya? "





Ada yang bisa ngasih saran ke Heeseung?






TBC dulu ya gaes pemanasan jari maklum udah hampir 2 th gak ke pakek buat nulis 😃

Vote and Komen dong!








Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 10, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

= Papa Muda = Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang