SELAMAT SORE SEMUANYA‼️
HARI INI AKU BUKA LAGI DISKON SETENGAH HARGA UNTUK SEMUA PDF READY YAH!!!
PRE ORDER PDF RAC HARI INI AKU KASIH LAGI FREE PDF SHORT PNS HUSBU ATAU PDF SHORT LAINNYA, BEBAS PILIH, HANYA HARI INI AJA!!
UNTUK PEMBELIAN DAN INFORMASI SEPUTAR PDF BISA LANGSUNG HUBUNGI KE WHATSAPP INI YAH 0895637899030
Kangen aja sama mereka
TYPO
"Pulang jam berapa dut? udah jam segini loh" ucap Tya yang baru saja terhubung panggilan suara dengan Jaehyun
"Ini mau pulang mah, baru aja masuk mobil"
"Ohh... hati-hati yah, hujan deres ini jalanan macet, gak usah ngebut"
"Iya, anak-anak udah bobo?"
"Belum, masih pada nonton"
"Mau nitip sesuatu gak mah?"
"Enggak, papah gak usah berhenti-berhenti langsung pulang aja"
"Okay, see you mam, i love you"
"I love you papah"
Sambungan pun terputus, Tya membawa dua botol susu yang baru saja dibuatnya ke kamar.
"Nah, ini punya mas ini punya dedek" Tya memberikan masing-masing botol susu itu.
"Thank you mamah"
"Kyuu mamah"
"Sama-sama anak-anak ganteng mamah" balas Tya lalu berbaring disamping Mark
Tya terkekeh tidak habis pikir dengan Mark yang masih meminun susunya dengan dot, katanya biar gampang, bisa sambil tiduran.
"Kamu anak siapa sih? kok ganteng banget?" tanya Tya menciumi tangan Mark digenggamannya
"Anak papah" jawab Mark
"Papahnya namanya siapa?"
"Jeje"
"Oh nama papahnya Jeje, papah nya ganteng juga gak?"
Mark mengangguk, "Iya, kan mamah suka papah kan mamah sukaannya yang ganteng-ganteng like daddy Ian" ucap Mark membuat Tya terkekeh
Wanita beralih pada Jenoval yang serius pada televisi didepan mereka
"Cucunya di mik dong anak ganteng, kok didiemin sih?" ucap Tya, Jenoval melirik padanya sebentar lalu meminum susunya dan kembali memandang televisi
Tya memperhatikan kedua anaknya itu, padahal perbedaan umur keduanya hampir terpaut empat tahun, namun besaran badannya terlihat sama, senang? tidak. Tya tidak senang, bagaimana pun harusnya postur Mark lebih besar, Jenoval normal saja karena anak itu seimbang antara makanan dan susu, sementara Mark tidak.
Lelah sekali pokoknya jika membicarakan Mark dan ketidak tertarikannya pada kegiatan bernama makan.
"Abang, besok mau sarapan apa?" tanya Tya pada Mark, anak itu menggeleng tanpa mengalihkan atensinya dari layar televisi
"Mas Mark"
Mark pun menoleh pada Tya dengan wajah bertanya, "Apa mamah?" tanyanya
