“satoru. Perketat semua keamanan jepang, pastikan tak ada yang bekerja sama ataupun menjadi bagian dari death eater. Kalau kau menemukannya, lenyapkan.” Gojo satoru mengangguk mantap menerima perintah dari osamu hanagawa.
*_*_*_*_*_*_*_*_*_*_*
Albina duduk di pingiran danau hitam memperhatikan neville yang sejak tadi mencari beberapa tanaman, harry yang duduk disebelahnya membaca buku yang di bawa oleh neville.
“menakjubkan! Menakjubkan!” ucap neville berkali-kali
“neville you do it again” ucap harry albina tertawa mendengarnya
“oh sorry harry”
“harry, biarkan neville mengagumi apa yang dia suka”
“tapi itu sedikit menjengkelkan mendengarnya berkali-kali” bisik harry agar neville tak mendengarnya. Albina hanya menggelengkan kepalanya.
“tanaman air ajaib dari danau dataran tinggi?” ucap harry yang membaca buku neville dengan keras
“moody yang memberikannya kepadaku pada hari kami minum teh itu” neville menjawab ucapan harry dan melambaikan tangannya dengan arah pandangan ke arah belakang tubuh albina dan harry.
Albina dan harry dengan kompak mengalihkan tubuh mereka ke arah pandangan neville dan melihat hermione, ron dan
juga, ginny.
“ini sudah disampaikan melalui cukup banyak orang. Kenapa kau tidak pergi dan berbicara langsung dengannya?” gerutu hermione pada ron dengan terus berjalan mendekat kearah harry dan albina. “ron, ini masalahmu, bukan masalahku. Tadi kau mau menyampaikan apa?” tanya hermione saat melihat albina dan harry yang sudah dalam posisi berdiri.
Hermione berjalan lebih mendekat kerah harry dan albina “ronald ingin aku memberitahumu bahwa dean memberitahunya bahwa dean diberi tahu parvati bahwa hagrid mencarimu”
“apa itu benar? Yeah.. what?”
Hermione terlihat ragu dan kembali kearah ron, harry yang tak mengerti melihat albina untuk meminta penjelasan namun albina menggelengkan kapalanya tak mengerti. Mereka berdua kembali memfokuskan pandangan mereka saat hermione kembali.
“dean diberi tau oleh parvati bahwa... please jangan minta aku mengatakannya lagi. Hagrid sedang mencarimu”
“can you tell ron...”
“i’am not an owl!” teriak hermione marah. Hermione pergi terlebih dulu membawa ginny dan di susul oleh ron.
Albina hanya mengelus punggung harry “it’s okay.. semuanya akan kembali seperti semula. Mau ku temani untuk bertemu hagrid?” harry menggelengkan kapalanya pelan. Albina mengerti harry juga butuh waktu untuk membuat dirinya tenang.
*_*_*_*_*_*_*_*_*_*
Mattheo memperhatikan albina sejak kelas profesor mcgonnagall mulai. Setelah kelas di bubarkan dirinya mendekati albina yang masih membereskan barangnya sembari bebicara dengan harry yang duduk dengan nya.
“ekhm.. potter can i talk with you?” albina dan harry saling tukar pandang dan kembali memperhatikan mattheo
“wich one riddle?” ucap albina dengan senyum miringnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Pure Blood Potter
Fanfiction_written in bahasa indonesia_ _slow update_ Terjebak di ide cerita mu sendiri, apa yang akan kamu lakukan? ======================================= Albina.. terjebak di dalam skenarionya sendiri bahkan dirinya kembali menjadi bayi. Dengan kesadarann...
