Barangkali aku salah dalam mencintaimu, aku tidak pernah menyesal karena telah mengenal-mu.
.
.
.
.
.
.
Enjoy Reading~
.
.
.
.
.
~1 Jam Sebelumnya~
Lisa tengah bersiap untuk ke rumah Jennie, namun sejak tadi wanita bermata kucing itu tidak bisa di hubungi. Lisa berfikir mungkin Jennie masih marah kepadanya sehingga Lisa saat ini akan datang ke rumah Jennie membawa buket bunga raksasa, coklat, kalung emas, dan surat permintaan maaf
"Yak! Sudah oke! Baju dan celana rapih, wangi, hadiah sudah lengkap. Aku akan pergi sekarang" Lisa bergegas mengambil kunci mobil dan langsung pergi ke arah rumah Jennie
"Semoga Jennie ada di rumah"
.
.
.
.
.
Lisa telah sampai di rumah Jennie, ia kemudian bergegas memencet bel pintu rumah Jennie dengan harapan Jennie segera membuka pintu rumahnya
1 menit
5 menit
10 menit
Lisa bergerak gelisah "Kemana Jennie? ini sudah 10 menit dan tidak ada jawaban sama sekali. Apa dia sedang pergi keluar?" Lisa berusaha menelfon Jennie untuk kesekian kalinya
Tuuut.... Tuuut.... Tuut
'Nomor yang anda tuju, tidak dapat di hubungi'
Lisa mengusap keringat di wajahnya 'Sial! Baiklah aku tunggu saja disini'
Setelah hampir 30 menit Lisa menunggu, tiba tiba dia melihat sebuah mobil Hyundai memasuki rumah Jennie. Namun, Lisa tidak mengenali itu mobil siapa? Mobil itu terlihat asing. Itu bukan mobil Jennie!
Lisa langsung bersembunyi di balik tembok rumah Jennie sambil sesekali mengintip siapa yang datang ke rumah Jennie.
Setelah mobil itu terparkir sempurna di depan rumah Jennie, tiba - tiba seorang pria dan wanita keluar bersamaan, dan-- itu adalah Kai dan Jennie
Lisa yang melihat hal itu langsung terkejut bukan main, darahnya mendidih dan ingin sekali memukul pria yang saat ini sedang berjalan dengan Jennie-nya
"Sabar Lisa. Aku harus mengetahui dulu apa tujuan mereka, aku takut salah paham" Lisa berusaha menenangkan perasaanya yang sudah berantakan
Jennie dan Kai terlihat berbicara singkat, namun terlihat Kai lebih excited dan menggebu gebu berbicara dengan kekasihnya. Sementara Jennie? Dia terlihat acuh dan cuek, namun mereka terlihat akrab
Setelah Jennie membuka pintu rumah. Jennie langsung membungkuk mengucapkan terima kasih kepada Kai
"Terima kasih Kai-Ssi" Ucap Jennie
"Sama - sama Jennie. Aku senang bisa menemanimu dan mengantarmu" Kai Tersenyum "Jika kau membutuhkan bantuanku, aku siap menemanimu kapanpun"
Jennie tersenyum kemudian mengangguk setuju
KAMU SEDANG MEMBACA
I Never Hate You
Romance🔞🔞 Aku benci jatuh cinta, tetapi aku tidak pernah membenci mu WARNING !!! Mengandung unsur GxG dan Adegan 18++ 🔞🔞🔞 Bocil? Pergi jauh jauh.. Tetap baca ? Dosa di tanggung bersama JenLisa Uyeahhhhhh
